Golden Boot Liga Premier Inggris 2018/2019 Diangkat Tiga Pemain

Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Pierre-Emerick Aubame sama-sama meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Premier Inggris musim 2018-2019 dengan 22 gol. Karena itu, ketiganya mesti mengangkat Golden Boot secara bersama.

<em>Golden Boot</em> Liga Premier Inggris 2018/2019 Diangkat Tiga Pemain
Sadio Mane dan Mohamed Salah (Twitter.com/LFCSnapped)

Inibaru.id – Tiga pemain dari benua Afrika merajai daftar top skor Liga Inggris 2018-2019. Mereka adalah Mohamed Salah dan Sadio Mane dari Liverpool dan Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal. Ketiga pemain itu mencetak 22 gol musim ini.

Sadio Mane mencetak dua gol kemenangan Liverpool atas Wolverhampton Wanderers dalam pertandingan terakhir musim ini yang diselenggarakan di Stadion Anfield. Sementara itu, Aubameyang mencetak dua gol bagi Arsenal saat bertandang ke markas Burnley, Stadion Turf Moor dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1.

Meski tak mencetak gol di pertandingan terakhir, Salah masih tetap berhak atas gelar yang tahun lalu juga diraihnya itu. Selain 22 gol, selama musim ini Salah mencetak 8 asis. Jumlah tersebut lebih unggul dibandingkan dengan Mane yang hanya mencetak 5 asis dan Aubameyang yang hanya membuat 1 asis.

“Saya senang berbagi Golden Boot ini dengan dua orang lain yang saya hormati,” ucap Aubameyang mengomentari trofi yang didapatnya dengan Mane dan Salah.

Berikut adalah lima besar pencetak gol terbanyak Liga Premier Inggris musim 2018-2019.

22 gol – Mohamed Salah, Sadio Mane (Liverpool), Pierre Emerick Aubameyang.

21 gol – Sergio Aguero (Manchester City)

18 gol – Jamie Vardy (Leicester City)

Manchester City Pertahankan Gelar Juara

Meski Liverpool menang di pertandingan terakhir dan mencetak 97 poin, tim ini nggak mampu merebut gelar juara dari Manchester City. Kemenangan City di markas Brighton and Hove Albion dengan skor telak 1-4 membuat mereka mencetak 98 poin. Hal itu membuat Liverpool menjadi satu-satunya tim yang mampu melampaui 90 poin dalam satu musim namun tidak mampu meraih gelar juara.

Kalau menurut Millens, dari ketiga pemain tersebut, mana sih yang paling berpengaruh bagi performa tim? (IB09/E04)