Tidur dengan Kondisi Perut Kosong, Aman Nggak sih?

Tidur dengan Kondisi Perut Kosong, Aman Nggak sih?
Ilustrasi tidur dengan perut kosong. (Brightside)

Ada yang lupa belum makan tapi langsung tidur, ada juga yang sengaja nggak makan sebelum tidur karena diet. Lantas, bahaya nggak sih tindakan itu?

Inibaru.id – Tidur dengan kondisi perut kosong kerap dialami seseorang. Ada yang terjadi karena lupa makan tapi sudah kadung mengantuk. Ada juga yang sengaja membatasi asupan kalori atau nggak makan sebelum tidur karena program diet.

Hal itu sebenarnya nggak masalah jika dilakukan sesekali. Namun, bila terlalu sering tidur dengan perut kosong, ada risiko yang mesti kamu tanggung, Millens.

Seperti ditulis di laman Times of India, konsultan nutrisi dan diet Manjari Chandra mengatakan nggak mengonsumsi makanan di malam hari akan menyebabkan seseorang menderita kekurangan gizi mikro seperti magnesium, vitamin B12, dan vitamin D3. Hal itu akan berdampak pada terganggunya proses metabolisme seseorang.

Bila proses metabolisme terganggu, tingkat hormon insulin pada tubuh juga terganggu. Padahal, hormon insulin sangat dibutuhkan untuk mengatur gula darah dan menjaga kadar kolesterol tubuh. Gula darah dan kolesterol itulah yang selama ini menunjang aktivitas sehari-hari.

"Jika Anda tidak makan jenis makanan yang tepat pada waktu yang tepat, itu dapat memengaruhi hormon Anda yang membuat Anda rentan terhadap ragam penyakit,” ungkap Chandra.

Selain itu, perut kosong juga mengakibatkan tidur menjadi nggak tenang. Seseorang akan cenderung kesulitan tidur karena merasakan sakit di bagian tubuh tertentu akibat kekurangan asupan makanan.

Chandra menambahkan, dirinya nggak menyarankan program diet yang menyerukan untuk mengosongkan perut sebelum mengakhiri hari. Menurut Chandra, mengosongkan perut di malam hari justru meningkatkan risiko seseorang mengalami kelebihan berat badan.

"Memang benar seseorang harus memiliki jumlah makanan yang rendah di malam hari, tetapi melewatkan makan sepenuhnya nggak ideal. Ini hanya akan menyebabkan penambahan berat badan karena memasuki mode di mana Anda mulai mengumpulkan lemak,” sambungnya.

Bagi kamu pejuang diet, Chandra menganjurkan untuk mengatur pola makan yang ideal. Kamu perlu memahami kandungan dari setiap asupan makanan yang akan dikonsumsi setiap hari. Jadi, usahakanlah untuk makan dengan teratur. Selain itu, kamu juga dianjurkan untuk memulai sarapan sehat rendah lemak dan mengurangi jumlah asupan gula setiap hari.

So, kamu tetap membutuhkan makanan di malam hari ya, Millens. Eits, tapi rentang waktu antara makan dan tidur sebaiknya lebih dari tiga jam karena saat tidur, tubuh akan lebih berat mencerna makanan. (IB07/E04)