Tiang Listrik yang Mendadak Terkenal

Bukannya menanyakan kondisi terakhir Setya Novanto, warganet justru menyatire habis-habisan peristiwa kecelakaan yang dialami tersangka KPK itu.

Tiang Listrik yang Mendadak Terkenal
Kondisi tiang listrik yang ditabrak mobil Setya Novanto. (Kumparan/Ricad Saka)

Inibaru.id – Untuk ke sekian kalinya Setya Novanto menjadi bulan-bulanan di jagat maya atas keadaan yang menimpa dirinya, termasuk kecelakaan mobil yang beberapa hari lalu dialami politikus yang akrab disapa Setnov itu. Bukannya turut prihatin, warganet malah merisak Ketua DPR RI tersebut.

Dilansir dari Tempo.co, Sabtu (18/11/2017), berbagai satire bernada kocak untuk Setnov bertebaran di media sosial (medsos). Mobil Fortuner yang ditumpangi Setnov dan tiang listrik yang ditabraknya turut menjadi bagian dari satire tersebut.

Baca juga:
Kisah Setnov sebelum Kecelakaan: Mondar-mandir di Istana Bogor
Kisah Setnov sebelum Kecelakaan: Siapa Tamu Misterius Itu?

Meme berisi guyonan seputar tiang listrik sempat menjadi bahasan utama (trending topic) teratas di Twitter dengan tagar “SaveTiangListrik”. Setali tiga uang, karangan bunga yang dialamatkan kepada tiang listrik yang mencelakakan Setnov di Jalan Permata Berlian, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan juga viral di dunia maya.

"Walau Sudah Ditabrak Semoga Hukum Kita Setegak Tiang Ini," pesan karangan bunga yang dikirim Opini.id.

Tak berhenti sampai di situ, medsos pun kini diramaikan dengan lagu “RIP Tiang Listrik” ciptaan seorang pria asal Bali yang disebarkan lewat video di akun Instagram @yoganata_official. Video itu sudah ditonton ratusan ribu orang dan menuai banyak komentar.

"RIP tiang listrik, sebuah lagu daripada dua buah lagu untuk keluarga besar tiang listrik. Semoga diberi ketabahan," tulis akun tersebut.

Baca juga:
Tentang “Benjol Sebesar Bakpau” di Pelipis Setya Novanto
"Sopir" Setnov Itu Akhirnya Mundur dari Metro TV

Sebagaimana diketahui, kendaraan yang ditumpangi Ketua Umum DPP Partai Golkar itu mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Kamis 16 November 2017 sekitar pukul 19.30 WIB.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Setya Novanto sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran tidak berada di kediamannya saat akan dibawa paksa seusai mangkir dari beberapa kali panggilan untuk kasus penyelewengan dana KTP-el yang menjadikannya tersangka. (GIL/SA)