Hati-Hati! Terlalu Sering Main Game Action Bisa Bikin Cepat Pikun

Hati-Hati! Terlalu Sering Main Game Action Bisa Bikin Cepat Pikun
Ilustrasi bermain game di PC. (Thinkstock/Mikael Damkier)

Sebuah penelitian dalam jurnal Molecular Psychiatry mengungkapkan bahwa sering bermain game action dapat menyebabkan cepat pikun. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Main gim memang hal yang seru ya, Millens. Baik di gadget maupun PC, orang bisa bermain beragam jenis gim mulai dari genre horor hingga aksi. Tapi, perlu diingat ya. Meski seru dan menyenangkan, terlalu sering bermain gim bisa merusak mata lo. Bahkan, para ahli menemukan kalau efek main gim bergenre action juga bikin cepat pikun.

Padahal, beberapa penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa main gim action memberikan dampak positif bagi penggunanya. Salah satunya, melatih kemampuan motorik dan fokus seseorang. Bermain gim juga bisa menyegarkan perasaan.

Seperti ditulis Kompas.com, Senin (4/2/2019), fakta mengejutkan ini ditemukan oleh Gregory West, dosen psikologi di Universite de Montreal, Kanada, pada 2017. Hasil penelitiannya yang dimuat dalam jurnal Molecular Psychiatry ini mengungkapkan, sebanyak 85 persen orang yang main gim action selama 6 jam lebih setiap minggu memiliki bagian abu-abu (grey matter) yang lebih sedikit pada bagian hipokampus, dibandingkan yang jarang main gim.

Hipokampus adalah bagian otak yang menjadi pusat belajar, penyimpanan, dan pengolahan memori jangka panjang. kalo keseluruhan hipokampus rusak, atau bahkan hanya sebagian, seseorang bisa mengalami masalah memori yang serius.

Prosesnya, saat main game action, seseorang dipaksa berpikir kreatif untuk menemukan strategi mengalahkan lawan. Proses ini melibatkan bagian otak yang bernama striatum. Nah, striatum merupakan bagian otak yang bertindak seperti semacam autopilot yang sering digunakan untuk membuat strategi permainan, misalnya kapan harus belok ke kanan, kiri, maju, atau mundur tanpa harus berpikir panjang. Semakin sering striatum ini digunakan, maka otak akan semakin sedikit menggunakan hipokampus untuk mengingat hal-hal penting.

Akibatnya, hipokampus mengalami atrofi alias kehilangan sel-sel dan jaringannya secara perlahan. Dampak fatalnya, seseorang nggak bisa lagi mengingat hal-hal yang sifatnya jangka panjang bahkan nggak dapat mengingat hal-hal yang baru terjadi sebelum hipokampus rusak.

Nggak sampai di situ, orang dengan jumlah materi abu-abu yang lebih sedikit pada hipokampus ditemukan berisiko lebih tinggi terkena penyakit kejiwaan. Mulai dari depresi, skizofrenia, PTSD, hingga penyakit Alzheimer. Tapi hal ini masih membutuhkan penelitian dan analisa lebih lanjut.

Hasil penemuan ini bukan berarti melarang bermain game action ya. Nggak apa kok bermain game karena ampuh meghilangkan stres. Tapi, ada batasan main gim yang perlu kamu perhatikan. Untuk usia dewasa disarankan main gim selama 2-3 jam dalam seminggu.

Main gim juga jangan sampai membuat lupa waktu. Seimbangkan dengan kegiatan lain, misalnya olahraga, bekerja, atau bermain bersama teman di luar rumah. Supaya dampak negatif nggak menyerangmu meski suka bermain gim. (IB07/E05)