Termasuk Indonesia, 5 Ledakan Besar yang Tercatat Sejarah

Termasuk Indonesia, 5 Ledakan Besar yang Tercatat Sejarah
Gelombang piroklastik dari letusan Gunung Pinatubo pada 1991. Letusan Gunung Tambora lebih dahsyat lebih dari 14 kali lipat. (PBS) 

Ada beberapa ledakan yang membawa efek sangat buruk hingga dinobatkan menjadi yang terparah termasuk yang pernah terjadi di Indonesia. Yuk, simak rangkuman ledakan-ledakan yang pernah membuat bumi menangis berikut. 

Inibaru.id - Dunia memang penuh kejutan yang nggak selalu menyenangkan. Ada saja hal yang terjadi dan menimpa jutaan penduduknya, ledakan misalnya.

Setidaknya, ada lima ledakan besar yang pernah terjadi. Tentu saja kejadian ini memakan korban yang nggak sedikit disertai dengan gelombang kejut. Yuk, simak ulasannya!

1. Ledakan di Beirut (2020)

Ada yang mengatakan ledakan ini seperti yang terjadi di Hiroshima. (Screengrab Youtube)
Ada yang mengatakan ledakan ini seperti yang terjadi di Hiroshima. (Screengrab Youtube)

Masih segar di ingatan sebuah ledakan dahsyat terjadi di Beirut, Lebanon. Sebanyak 2.700 ton amonium nitrat yang disimpan di dekat pelabuhan Beirut diduga menjadi penyebabnya.

FYI, senyawa ini biasanya digunakan sebagai bahan pupuk dan komponen ledakan untuk keperluan pertambangan. Kebayang kan bagaimana efeknya?

Menurut laporan, puluhan orang meregang nyawa dan ribuan lainnya luka-luka. Ledakan ini juga membawa gelombang kejut yang luar biasa.

2. Ledakan Halifax (1917)

Kapal di Kanada tabrakan, seisi kota hampir hancur. (Youtube)
Kapal di Kanada tabrakan, seisi kota hampir hancur. (Youtube)

Ledakan ini terjadi saat Perang Dunia I berlangsung. Penyebabnya, kapal kargo milik Prancis yang berisi bahan peledak bertabrakan dengan kapal Belgia di Pelabuhan Halifax, Kanada. Ledakan yang setara dengan tiga kiloton TNT ini memicu terjadinya gelombang tsunami sampai 18 meter, lo.

Sekitar 2.000 orang meninggal sementara 9.000 lainnya luka-luka. Katanya sih peristiwa ini merupakan ledakan disengaja yang terbesar.

3. Ledakan Chernobyl (1986)

Efek radiasi ledakan nuklir Chernobyl. (India Today)
Efek radiasi ledakan nuklir Chernobyl. (India Today)

Terjadi pada 26 April 1986, ledakan ini berasal dari sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Uni Soviet. Menukil dari Kompas, ledakan Chernobyl dinyatakan sebagai yang terburuk sepanjang masa.

Radiasinya hingga 400 kali lipat lebih banyak dari bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Sekitar 600.000 orang terkena radiasi tingkat tinggi sementara 350.000 orang terpaksa pindah karena tempat tinggal mereka terkontaminasi.

4. Ledakan Gunung Tambora (1815)

Ilustrasi letusan Gunung Tambora yang menyebabkan perubahan iklim ekstrem. (Youtube)
Ilustrasi letusan Gunung Tambora yang menyebabkan perubahan iklim ekstrem. (Youtube)

Ternyata di Indonesia juga pernah terjadi letusan dahsyat lo. Tepatnya pada 1815, Gunung Tambora di Pulau Sumbawa meletus. Kekuatan letusannya hingga 1.000 megaton TNT dengan 140 milyar ton magma, lo.

Peristiwa ini menelan korban jiwa sebanyak 71.000 orang. Efek letusan mahadahsyat ini sampai membuat perubahan iklim ekstrem di beberapa bagian dunia. Ratusan ribu orang kehilangan nyawa akibat paceklik yang disebabkannya. Duh, benar-benar membawa efek karambol ya?

5. Ledakan Misterius di Hutan Tunguska Rusia (1908)

Akibat hantaman asteroid pada 1908 di Tunguska, Rusia. (The Soviet Academy of Science)
Akibat hantaman asteroid pada 1908 di Tunguska, Rusia. (The Soviet Academy of Science)

Jika sebab ledakan sebelumnya berasal dari nuklir atau gunung, yang berikut ini mungkin sedikit mengejutkan. Yap, pada 30 Juni 1908 sebuah ledakan terjadi karena hantaman asteroid. Kejadian ini dicatat sebagai ledakan asteroid paling besar sepanjang sejarah.

Laman Earth Sky menyebutkan, ledakan ini dapat meratakan 80 juta pohon di area seluas 2.150 km² di hutan Tunguska. Menurut keterangan beberapa saksi, mereka melihat bola api berukuran besar yang bercahaya hampir seterang matahari. Benda itu meluncur di langit diikuti kilat dan suara “meriam”.

Kalau kata para ilmuwan, ukuran asteroid ini sebesar 20 meter dengan berat 185.000 metrik ton. Gede bangey ya?

Ledakan memang bisa terjadi di mana saja tanpa mengenal waktu. Bisa saja ledakan disebabkan oleh manusia atau alam. Nah, penyebab kedua ini seringnya nggak bisa diprediksi. Hm, semoga nggak kejadian lagi ya, Millens. (hip/IB21/E03)