Terjebak Friend Zone? Begini Jalan Keluarnya

Terjebak Friend Zone? Begini Jalan Keluarnya
Friend zone bisa diatasi dengan sejumlah cara. (Getty Images/nd3000)

Bagi sebagian orang, friend zone membuat hubungan pertemanan runyam. Kalau memang nggak kuat, coba keluar dari hubungan itu dengan cara-cara ini.

Inibaru.id – Friend zone atau cinta bertepuk sebelah tangan dalam hubungan pertemanan termasuk situasi yang cukup nyesek untuk dihadapi. Paling nyesek saat kamu tetap menjadi sekadar teman demi menjaga persahabatan dan tetap berada di sisi si dia. Duh, yakin kuat nih, Millens?

Kalau kamu pengin keluar dari “zona teman” ini, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Kamu perlu menegosiasikan kembali apakah si dia memang hanya ingin menjadi teman atau ingin melangkah bersamamu sebagai pasangan. Kalau yang didapat adalah penolakan, sepertinya kamu harus keluar dari zona tersebut. Kenapa? Because you still have many other opportunities!

Yap! Berikut beberapa cara supaya kamu bisa terbebas dari friend zone.

Menghargai Keputusannya

Menerima dan menghargai pilihannya untuk tetap berteman denganmu adalah pilihan yang terbaik. Dengan kondisi ini, kamu bisa mengetahui apa isi hatinya yang sebenarnya, kamu juga masih bisa berteman seperti biasanya. Ini akan berbeda kalau kamu malah menuntut atau memaksa keputusannya untuk menerimamu. Bisa-bisa, gambaran baik tentang dirimu bisa rusak saat itu juga dan kamu nggak bisa berteman dengan dirinya lagi.

Mengurangi Ketertarikan kepada Si Dia

Rasa cinta atau suka biasaya diawali dengan rasa tertarik baik dari rupa maupun sikapnya. Jadi, hal yang paling bisa dilakukan untuk keluar dari zona hubungan ini adalah mengurangi rasa tertarik. Ini bisa jadi hal yang cukup sulit karena kamu sepenuhnya tahu tingkah lakunya. Namun, kamu pasti juga tahu kekurangannya, kan? Nah, jadikan hal itu alat untuk mengurangi rasa tertarik kepadanya.

Memberikan Jarak Sewajarnya

Memberikan jarak bukan berarti kamu menjauhinya, ya, Millens. Jarak dalam hal ini adalah mengurangi intensitas bertemu dan bersama. Selain memberikanmu ruang untuk menghirup udara segar, ini juga berarti untuknya untuk berpikir kembali tentang dirimu. Ada kemungkinan dia terkejut saat kamu mengungkapkan rasa sehingga dia tanpa sadar menolakmu karena alasan pertemanan.

Membangun Komunikasi dengan yang Lain

Ada kalanya kamu juga menjalin hubungan dekat dengan orang lain. Hal itu bisa jadi cara supaya kamu bisa move on dari si dia. Cara ini sebenarnya juga dapat dilakukan untuk mengetes apakah dia merasa cemburu terhadapmu atau nggak. Yang jelas, membangun komunikasi dengan yang lain akan memperluas pergaulanmu dan menemukan orang baru di hidupmu.

Move On!

Kalau sudah melakukan semuanya tapi tetap nggak bisa, saatnya untuk move on! Kalau dia sudah jelas nggak ada perasaan untukmu, jangan terus-terusan menunggu.

Menyibukkan Diri dengan Kegiatan

Kalau kamu masih belum bisa move on dengan cara membuka hati dan membangun hubungan dengan orang lain, menyibukkan diri bisa jadi cara lain untukmu bergerak pergi dari friend zone. Kamu bisa mengisi waktu dengan hal-hal positif seperti menjadi bagian dari kepanitiaan, gerakan sosial, atau berwirausaha. Waktu ini juga bisa kamu pakai untuk mendalami hobimu.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar bisa terbebas dari “zona teman” yang bikin nyesek. Kalau menurutmu, cara apalagi sih yang bisa dilakukan supaya terbebas dari zona ini? (IB07/E04)