Terinspirasi DBL, “Mata Dewa” Jadi Film Bertema Basket Pertama di Indonesia

Bukan sepak bola atau bulu tangkis yang sudah pernah diangkat di Tanah Air, film bertema olahraga yang satu ini bisa menjadi pilihan menarik karena mengangkat kisah olahraga yang tergolong kurang populer, yakni bola basket.

Terinspirasi DBL, “Mata Dewa” Jadi Film Bertema Basket Pertama di Indonesia
Film Mata Dewa. (Liayunik.com)

Inibaru.id – Setelah sukses menyutradari film-film bertema olahraga seperti Hari Ini Pasti Menang (2013) dan Garuda 19: Semangat Membantu (2014), Andibachtiar Yusuf kini kembali merilis film bertema olahraga dengan judul Mata Dewa. Bedanya, Mata Dewa bertema olahraga basket yang kini mulai kembali populer di Tanah Air setelah bulu tangkis dan sepak bola.

Film yang diproduksi oleh DBL Indonesia, Sinema Imaji, dan Shanaya Film ini terinspirasi oleh kejadian yang dialami oleh alumni DBL (Development Basketball League), kejuaraan basket di Indonesia.

Film ini menceritakan kisah seorang pemuda bernama Dewa (Kenny Austin) yang berasal dari SMA Wijaya Surabaya. Dewa memiliki impian besar membawa tim sekolahnya menjuarai DBL. Pada musim pertama kompetisi, ambisi besarnya justru membuatnya bermain terlalu egois dan kerap berselisih paham dengan Bumi (Brandon Salim). Tim mereka gagal berprestasi dan keduanya akhirnya saling menyalahkan.

Baca juga:
Mulai Bisnis Startup-mu Sekarang!
Banting Tulang Hidupi Bisnis Startup

Kegagalan ini membuat sekolah memperingatkan Coach Miko (Nino Fernandez) agar timnya lebih berprestasi. Jika sampai gagal lagi di musim berikutnya, maka tim basket sekolah akan dibubarkan.

Beritagar.id (22/2/2018) menulis, Presiden Direktur DBL Indonesia dan Produser Eksekutif Mata Dewa Azrul Ananda berharap film ini bisa menambah semangat generasi muda yang memiliki bakat dan minat di dunia basket.

“90 persen pemain DBL memang belum tentu akan menjadi pemain basket profesional. Namun, kami berharap para alumni kejuaraan DBL ini tetap menanamkan profesionalitas di bidang apapun nantinya. Karena alasan ini pula kami tetap menganggap pendidikan sekolah di atas segalanya,” ucap Azrul.

Sementara itu, Brandon Salim berharap film ini mampu menginspirasi anak muda di seluruh Indonesia.

Baca juga:
Film Unggulan Oscar Dituding Menjiplak
Sempat Sindir Proyek Kereta Cepat Jokowi, Komikus Jepang Ini Minta Maaf

“Film ini memberikan pesan moral bagi siapapun yang tertarik di bidang olahraga. Jika ingin sukses ya harus kerja keras,” ucapnya.

Sebelumnya belum pernah ada film bertema basket di Indonesia lo, Millens. Jangan lewatkan penayangan film ini di bioskop mulai 8 Maret 2018 nanti, ya? (AW/GIL)