Terinpirasi Cornell Sahabatnya, Bennington Vokalis ‘Linkin Park’ Tewas Gantung Diri

Berita duka kembali datang dari belantika musik dunia. Pasalnya, vokalis Linkin Park, Chester Bennington dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (20/7) 09.00 waktu setempat.

Terinpirasi Cornell Sahabatnya, Bennington Vokalis ‘Linkin Park’ Tewas Gantung Diri
Vokalis Linkin Park, Chester Bennington dengan sahabatnya Chris Cornell dikabarkan memiliki hubungan persahabatan dengan baik sejak lama. (foto:Tribun

Inibaru.id - Berita duka kembali datang dari belantika musik dunia. Pasalnya, vokalis Linkin Park, Chester Bennington dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (20/7) 09.00 waktu setempat.

Kabar kematian vokalis berusia 41 tahun ini sempat dikira berita hoax, lantaran jauh sebelum kejadian ini tepatnya ditahun 2014 lalu ia kerap menyatakan dirinya telah meninggal dunia, sebelum akhirnya dia dinyatakan masih hidup.

Namun kabar kematian vokalis band beraliran rock kali ini akhirnya dibenarkan oleh sebuah situs di USA yakni TMZ. Dalam laporannya disebutkan bahwa Bennington ditemukan tak bernyawa di kediamannya di Palos Verdes Estates di Los Angeles, Amerika Serikat akibat gantung diri.

Berhembusnya indikasi Bennington meninggal karena narkoba pun cukup kuat, mengingat riwayat pelantun lagu Crawling yang sebelumnya dikabarkan tengah berjuang dari ketergantungan narkotika dan alkohol selama beberapa tahun.

Bennington juga sempat sedikit mencurahkan tentang kisah kehidupan masa kecilnya yang suram. Ayah, ibunya bercerai disaat usianya yang baru 11 tahun. Kemudian ia juga pernah mengungkapkan bahwa dirinya sempat berpikir untuk melakukan bunuh diri saat masih anak-anak karena mengalami pelelcehan oleh pria dewasa. Dari hal tersebut yang kemudian menyebabkan Bennington memilih kokain dan methamphetamine sebagai pelampiasannya.

Kabar menghebohkan lagi, kematian Bennington ini juga disebut-sebut terinspirasi oleh sahabatnya, Chris Cornell mantan vokalis dari Audioslave yang juga meninggal karena gantung diri pada Bulan Mei lalu. Pada saat itu, Cornell baru akan merayakan ulang tahunnya yang ke 53.

Bennington dan Cornell terkenal memiliki hubungan yang sangat dekat. Bahkan saat Cornell meninggal, Bennington sempat menuliskan sebuah surat.

“Anda telah mengilhami saya dengan cara yang tak pernah anda ketahui. Saya tak dapat membayangkan jika sebuah dunia tanpa ada anda di dalamnya,” tulis dalam suratnya.

Dari tulisan tersebut, maka tak salah jika banyak orang menyebutkan kematian Bennington tersebut terinspirasi dari sahabatnya itu.

Berita kematian Bennington ini mengejutkan berbagai pihak. Sebab dimasa hidupnya Bennington terkenal sebagai musisi begitu luar biasa. Bersama Linkin Park, ia berhasil menelurkan berbagai karya, misalnya album Meteora. Album ini juga dianggap album band alternatif terbaik dalam sejarah musik. Selain itu, karya-karya Linkin Park juga sempat dihargai dengan memenangkan dua kali penghargaan Grammy.

Beberapa lagunya seperti Faint, In The End dan Crawling berhasil mencapai tangga lagu terfavorit. Di samping itu, Linkin Park juga tengah mempersiapkan tur dunia bertajuk One More Light yang akan dimulai di Massachusetts, Amerika Serikat, 27 Juli mendatang.

Kematian Bennington ini meninggalkan satu istri dan enam orang anak dari dua kali pernikahannya. (NA/IB)