Diduga Terima Suap, Bupati Purbalingga Ditangkap KPK

Bupati Purbalingga Tasdi digelandang KPK saat ada OTT pada Senin (4/6/2018) sore. Tasdi diduga menerima suap dari proyek pembangunan.

Diduga Terima Suap, Bupati Purbalingga Ditangkap KPK
Tasdi saat tiba di Gedung KPK (Tempo.co)

Inibaru.id – Melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), Bupati Purbalingga Tasdi diamankan KPK setelah diketahui memiliki harta kekayaan sebesar Rp 649 juta. Dikawal petugas, Tasdi yang mengenakan kemeja ungu dan masker di leher tersebut tiba di Gedung KPK pada pukul 04.58 WIB, Selasa (5/6/2018).

Tasdi ditangkap di Purbalingga pada Senin (4/6) malam di kompleks Rumah Dinas Bupati bersama tiga orang lainnya yang diketahui adalah pejabat daerah dan dua pengusaha. Dia diduga terlibat dalam penerimaan uang dari salah satu proyek pembangunan. Namun, belum diketahui secara pasti proyekyang dimaksud.

“Secara lebih rinci, tentu saya belum bisa sampaikan proyek pembangunan apa, tahun anggaran berapa. Kita lakukan dulu pemeriksaan intensif, baru kita simpulkan status hukum masing-masing yang diamankan,” ujar Febri, Tempo.co, (5/6).

Sebelum menjabat sebagai Bupati Purbalingga periode 2016-2021, Tasdi menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Purbalingga periode 2015-2020. Tasdi juga sempat menjadi anggota DPRD Purbalingga pada tahun 1999-2004 dan Ketua DPRD Purbalingga sejak 2004 hingga 2014.

Tasdi diketahui terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 26 Januari 2015 saat dirinya masih menjabat Wakil Bupati Purbalingga. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Tasdi diketahui memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di sejumlah daerah di Purbalingga senilai Rp 562.924.000 dan harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 220 juta. Alat transportasi tersebut antara lain Kawasaki Ninja dan Toyota Yaris.

Pada Selasa (5/6/2018) Tasdi dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK selama 24 jam. Dalam pemeriksaan tersebut, KPK akan menentukan statusnya bersama tiga orang yang ditangkap di Purbalingga dan dua orang lainnya yang ditangkap di Jakarta. (IB15/E04)