Terapkan Behaviour New Normal, Candi Borobudur Siap Dibuka Juni 2020

Terapkan Behaviour New Normal, Candi Borobudur Siap Dibuka Juni 2020
Candi Borobudur akan dibuka kembali pada Juni 2020. (Inibaru/Triawanda Tirta Aditya)

Setelah ditutup selama tiga bulan, Candi Borobudur siap dibuka Juni 2020 dengan menerapkan "Behaviour New Normal". Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko juga akan dibuka kembali dengan menerapkan hal yang sama.

Inibaru.id – Sejak awal Maret 2020, Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko ditutup sementara. Hal ini dilakukan demi memutus penularan virus corona yang sayangnya masih belum bisa dikendalikan di Indonesia. Dampaknya, pengelola ketiga candi ini PT Taman Wisata Candi (PT TWC) nggak mendapatkan pemasukan.

Dalam kondisi normal, pendapatan dari ketiga candi tersebut bisa mencapai Rp 600 miliar per tahun. Akibat penutupan ini, pendapatan PT TWC tahun ini tentu akan berkurang drastis.

“Kami sudah menutup ketiga candi sejak Maret lalu jadi kami tidak punya pemasukan selama tiga bulan. Nilainya banyak,” kata Direktur Utama PT TWC Eddy Setijono pada Selasa (19/5/2020).

Nggak ingin terus merugi, PT TWC berencana untuk membuka kembali ketiga kawasan wisata andalan tersebut pada 8 Juni 2020 mendatang. Pihak pengelola dikabarkan sudah menyiapkan peraturan khusus yang akan diterapkan selama pandemi. Protokol tersebut bernama “Behaviour New Normal”.

Peraturan ini diklaim sudah sesuai dengan standar penanganan Covid-19 seperti pengunjung wajib memakai masker dan mencuci tangan. Demi memastikan hal ini, pihak TWC bakal menyiapkan wastafel di sejumlah titik.

Turis menikmati matahari terbit di Candi Borobudur (Flickr/

Isabell Schulz)
Turis menikmati matahari terbit di Candi Borobudur (Flickr/ Isabell Schulz)

“Pengunjung nanti berjalan di satu jalur mulai dari parkiran sampai pintu keluar. Sepanjang jalan nanti ada tempat cuci tangan dan chamber,” imbuhnya.

Selain itu, pengunjung juga akan dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki tempat wisata. Dari pemeriksaan suhu tubuh, pengunjung akan dibedakan menjadi tiga golongan yang ditandai dengan stiker. Pengunjung dengan stiker hijau dapat leluasa berkeliling tempat wisata, sedangkan untuk yang berstiker kuning akan diawasi.

Sementara itu, pengunjung dengan suhu tubuh melebihi 37,8 derajat Celcius akan diberi stiker merah dan nggak diperkenankan memasuki tempat wisata. Mereka yang berstiker merah akan diminta untuk dicek kesehatannya di klinik, termasuk rombongannya. Bila melancong sendiri, pengunjung berstiker merah akan diminta untuk pulang.

Wah, asyik nih bisa melancong lagi ke Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko. Eits, tapi harus benar-benar jaga kebersihan dan kesehatan diri ya, Millens. Kalau memang kondisi tubuhmu sedang nggak fit atau menunjukkan gejala Covid-19, lebih baik istirahat di rumah saja. Stay safe and healthy! (Wow/IB03/E07)