Telkom University Choir Raih 5 Gelar Juara dalam Satu Bulan

Telkom University Choir Raih 5 Gelar Juara dalam Satu Bulan
Telkom University Choir 31st International Franz Schubert Choir Competition di Vienna, Austria. (Telkom University Choir).

Juni tahun ini menjadi bulan yang spesial bagi Telkom University Choir karena mereka baru saja menyabet juara pada kompetisi paduan suara Internaional. Nggak cuma satu, mereka menyabet tiga gelar sekaligus, lo. Wah!

Inibaru.id – Telkom University Choir kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Mereka mampu meraih lima gelar juara pada dua perlombaan. Lebih keren lagi karena kelima gelar tersebut didapatkannya dalam kurun waktu satu bulan, lo. Wah!

Dua gelar juara itu didapatkannya dari ajang 31st International Franz Schubert Choir Competition di Wina, Austria yang diselenggarakan pada 30 Mei hingga 3 Juni 2018. Pada ajang tersebut, tim paduan suara yang beranggotakan mahasiswa Telkom University itu keluar sebagai juara pertama pada dua kategori perlombaan, yakni kategori Cacred Choral Music (S) dan kategori Mixed Youth Choir (G3).

Pada kategori Sacred Choral Music (S), tim paduan suara yang beranggotakan 34 orang penyanyi dan seorang konduktor ini membawakan tiga komposisi karya sakral, yaitu Exultate Deo karya Giovanni Pierluigi da Palestrina, Abendlied karya Josef Gabriel Rheinberger, dan Gloria Patri karya komposer Indonesia, Budi Susanto Yohanes.

Sementara di kategori Mixed Youth Choir, mereka membawakan The Heavens’ Flock karya Eriks Esenvalds, Salve Regina karya Franz Schubert, Fajar dan Senja II karya Ken Steven, dan Gaur Akelarre karya Josu Elberdin.

Telkom University Choir merupakan satu-satunya perwakilan Indonesia pada ajang tersebut. Mereka bertanding dengan 17 tim paduan suara dari 11 negara, yaitu Austria, Denmark, Estonia, Norwegia, China Taipei, Filipina, Rusia, Singapura, Turki, Amerika, dan Vietnam.

Telkom University Choir pada ajang 31st International Franz Schubert Choir Competition di Vienna, Austria. (Telkom University Choir)

Sementara itu, tiga gelar lainnya mereka raih pada kompetisi paduan suara Internasional 9th International Krakow Choir Festival ‘Cracovia Cantans’ di Krakow, Polandia pada 7-10 Juni 2018. Dari ajang tersebut, mereka menempati 1st Place pada kategori Folk & Popular Music, 2nd Place pada kategori Mixed Choir dan menyandang gelar sebagai Juara Umum ke-3 dari total 32 tim paduan suara.

Untuk kategori Folk & Popular Music (F), Telkom University Choir membawakan empat komposisi lagu daerah Indonesia yaitu Soleram (Riau) yang diaransemen oleh komposer Spanyol yaitu Josu Elberdin, Benggong (Manggarai) yang diaransemen oleh Ken Steven, serta Kaulinan Budak (Sunda) dan Yamko Rambe Yamko (Papua) yang diaransemen oleh Agustinus Bambang Jusana.

Telkom University Choir pada ajang 9th International Krakow Choir Festival ‘Cracovia Cantans’ di Krakow, Polandia. (Tri Setyo)

Pada kategori Mixed Choirs (A), mereka membawakan karya-karya komposer dunia yaitu Kalejs Kala Debesis karya Selga Mence (Latvia), Abendlied karya Josef Gabriel Rheinberger (Jerman), Fajar dan Senja karya Ken Steven (Indonesia), dan Gaur Akelarre karya Josu Elberdin (Spanyol).

Nggak berhenti samai di situ, tim paduan suara ini juga dipercaya sebagai paduan suara pembuka dalam opening ceremony pada kedua kompetisi tersebut. Pada kompetisi di Austria, mereka membawakan lagu-lagu tradisional Indonesia disertai dengan tarian dan kostum yang menunjukkan dan memperkenalkan identitas budaya Indonesia, sedangkan pada kompetisi di Polandia, mereka membawakan enam karya klasik dan sakral dari berbagai macam zaman bersama lima tim paduan suara lainnya.

Duh, keren banget ya, Millens. Bangga banget dah!

Selamat untuk Telkom University Choir. Semoga sukses untuk karya selanjutnya. (IB18/E04)