Telkom Bernegosiasi dengan Netflix Terkait Pembukaan Pemblokiran

Telkom Bernegosiasi dengan Netflix Terkait Pembukaan Pemblokiran
Netflix rencananya akan nggak lagi diblokir oleh Telkom. Hanya, negosiasi di antara keduanya masih dilakukan. (Flickr/Stock Catalog)

Telkom dan Netflix tengah bernegosiasi terkait pembukaan pemblokiran. Sebelumnya, Telkom memblokir Netflix karena perusahaan streaming itu nggak memenuhi kebijakan konten yang ditetapkan di Indonesia. Negosiasi terus berlanjut namun belum menemukan kesepakatan.

Inibaru.id – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dikabarkan tengah bernegosiasi dengan layanan media streaming digital Netflix. Negosiasi ini berkaitan dengan rencana dibukanya pemblokiran Netflix pada layanan Telkom dan anak perusahaannya.

Direktur Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, grup Telkom akan membuka blokir Netflix dengan syarat perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat itu mematuhi berbagai kebijakan yang berkaitan dengan tata kelola konten di Indonesia.

"Itu tergantung hasil diskusi tim Netflix dengan Telkom. Kalau mereka mau mengubah agar lebih patuh dengan regulasi, terutama dalam hal konten dan take down policy, dan juga mau lebih memberdayakan produsen konten lokal, maka kita siap untuk membuka Netflix di Indihome maupun Telkomsel," kata Ririek pada Jumat (5/6/2020).

Di Indonesia Netlix terkendala aturan konten. (Flickr/celine via Vice)
Di Indonesia Netlix terkendala aturan konten. (Flickr/celine via Vice)

Pemblokiran Netflix oleh Telkom dan anak perusahaan seperti Indihome, Telkomsel, dan Wifi.id telah dilakukan sejak Januari 2016 lalu. Alasan pemblokiran adalah Netflix dinilai nggak mematuhi kebijakan di Indonesia, terutama masalah konten-konten berbau pornografi.

Rencana pembukaan blokir ini dijelaskan pula oleh VP Corporate Communication PT Telkom Arif Prabowo. Dia memastikan Telkom tengah melakukan pembicaraan. Hanya, Arif enggan mengumumkan kapan dan seperti apa hasil dari pembicaraan tersebut. Dia berjanji akan mengumumkannya jika sudah ditemui kata sepakat dari kedua belah pihak.

"Hingga saat ini kami masih tetap membuka komunikasi dengan Netflix untuk sesegera mungkin mematuhi peraturan yang berlaku untuk dapat menjalin kemitraan dengan kami," ucap Arif.

Pernyataan pembukaan blokir Netflix oleh Telkom ini berembus setelah Hooq (layanan video streaming dari Singapura) dinyatakan pailit atau gulung tikar. Hooq bekerja sama dengan Telkomsel dan bermacam-macam provider di Indonesia. Selain itu, Indihome diketahui melakukan kerja sama dengan IFlix meski layanan Netflix masih diblokir.  

Netflix, perusahaan streaming yang terkenal dengan film-filmnya. (AFP/Justin Sullivan)<br>
Netflix, perusahaan streaming yang terkenal dengan film-filmnya. (AFP/Justin Sullivan)

Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih mengkaji fatwa terkait halal-haram menonton Netflix. Sebab, layanan streaming asal Amerika Serikat tersebut cukup sering menampilkan konten negatif yang nggak sesuai dengan norma agama dan hukum di Indonesia.

Bahkan Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin A.F. mengatakan, fatwa haram bakal segera ditetapkan mengingat perilaku seks menyimpang, pornografi, terorisme, dan kekerasan ada fatwanya sendiri.

“Mengeluarkan fatwa terhadap konten negatif di Netflix, MUI tak membutuhkan waktu yang lama," bunyi rilis MUI.

Kamu berharap pemblokiran Netflix oleh Telkom bisa segera dihapus nggak, Millens? (Cnn/MG26/E07)