Tehalang Pandemi, Pasangan Indonesia-Australia Ini Menikah Daring, Sah Nggak, ya?

Tehalang Pandemi, Pasangan Indonesia-Australia Ini Menikah Daring, Sah Nggak, ya?
Max Walden dan Shaffira Gayatri saat masih belum terpisah antarnegara akibat Pandemi Corona. (Abc.net.au)

Pasangan yang terpisah di Indonesia dan Australia ini sudah nggak bisa bertemu selama beberapa bulan karena pandemi corona. Padahal, rencana pernikahan sudah disiapkan sejak Juli 2019. Akhirnya, mereka menikah via Zoom. Sah nggak ya?

Inibaru.id – Gara-gara pandemi Covid-19, banyak orang yang nggak bisa menggelar acara-acara penting. Salah satunya adalah resepsi pernikahan. Namun, hal ini nggak berlaku bagi pasangan Shaffira Gayatri dari Indonesia dengan Max Walden asal Australia.

Jarak ribuan kilometer nggak menghalangi keduanya untuk menyatukan hubungan yang telah terjalin cukup lama. Bukan dengan pernikahan adat Jawa yang dihadiri ratusan orang seperti yang telah direncanakan sebelumnya, janji suci itu akhirnya digelar via daring, melalui aplikasi Zoom

Selama pandemi, Shaffira dan Max memang nggak lagi bisa bersua. Walden berdomisili di Sidney dan bekerja sebagai jurnalis di media Australia, ABC. Walden sejatinya sudah merencanakan pernikahan dengan Shaffira sejak Juli 2019.

Pandemi Covid-19 memang membuat rencana pernikahan keduanya berantakan. Nggak hanya sulit menggelar hajatan, penerbangan antarnegara juga dilarang sehingga mereka harus mencari cara lain untuk menikah.

“Aku nggak ingin pernikahan ditunda. Bagiku, 20 Juni adalah tanggal yang tepat untuk menikah,” terang Shaffira yang mengaku berkenalan dengan Max pada 2017 ini.

Proses pernikahan secara daring. (Abc.net.au)<br>
Proses pernikahan secara daring. (Abc.net.au)

Cari Informasi Dulu

Sebelum menikah, Shaffira yang beragama Islam sempat mencari informasi dulu terkait pernikahan jarak jauh atau via daring, apakah secara agama sah? Nah, setelah menilik kisah mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menikah lewat telepon, mereka pun mantap menikah.

Untuk persiapan pernikahan, Shaffira mengaku melakukannya dengan sederhana dan nggak muluk. Dia mengaku hanya sedikit berbelanja untuk kosmetik dan bunga.

“Terus, juga (baju pernikahan) meminjam gaun dari ibuku,” terang Shaffira, yang resmi melangsungkan akad nikah pada 20 Juni 2020 via Zoom.

Shaffira melangsungkan akad di rumahnya, yakni Surabaya, sedangkan Max di Sidney. Sekitar 30 menit sebelum ijab kabul, jaringan internet sempat bermasalah. Beruntung, prosesi yang disaksikan lebih dari 70 teman dan anggota keluarga secara online itu berjalan lancar.

Selama pandemi berlangsung, sudah enam bulan keduanya belum bertemu. Mereka juga mengaku belum tahu kapan bisa bertemu lagi mengingat di kedua negara, pandemi corona masih belum bisa dikendalikan.

Hm, selamat ya, Shaff dan Max! Nah, buat kamu yang sudah punya rencana menikah tahun ini, bisa kamu pakai nih idenya! Hm, sah nggak ya? Sah, dong! (Abc/IB09/E03)