Memaknai Friendzone dalam Film "Teman Tapi Menikah"

Film "Teman Tapi Menikah" mampu menyedot perhatian anak muda sejak ditayangkan pada Rabu (28/3/2018). Menyuguhkan cerita dua sahabat yang berakhir pada pernikahan, film ini membuat baper para penontonnya.

Memaknai Friendzone dalam Film "Teman Tapi Menikah"
Film "Teman Tapi Menikah" Bikin Baper. (Liputan6.com)

Inibaru.id – Bercerita tentang dua sejoli yang bersahabat sejak lama dan akhirnya menikah, film Teman Tapi Menikah membuat baper para penonton. Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini resmi tayang di bioskop pada Rabu (28/3/2018). Kendati baru tiga hari tayang, film itu sudah menyedot perhatian anak muda.

Film yang dibintangi Adipati Dolken dan Vanesha Prescilla ini bercerita tentang kisah nyata yang dialami dua artis ternama, Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion. Ayu dan Ditto diketahui sudah bersahabat sejak mereka duduk di bangku SMP. Selama 12 tahun, Ayu memperlakukan Ditto sebagaimana sahabat pada umumnya: tempat curhat, tempat menumpahkan segala keluh kesah, dan motivator andalan. Ayu nggak memiliki perasaan lebih kepada Ditto selain sebagai sahabat.

Namun, pemilik nama lengkap Muhammad Pradana Budiarto ini ternyata menaruh hati pada Ayu. Saat itu, Ditto enggan mengungkapkan perasaannya kepada Ayu karena Ayu sudah memiliki gandengan. Pada suatu hari, Ditto akhirnya memberanikan diri menyatakan rasa cintanya kepada Ayu. Di akhir cerita, Ayu dan Ditto sepakat untuk menjalin hubungan dan meresmikannya dalam janji suci. Uh, so sweet banget ya, Millens!

Baca juga:
Sineroom, Wadah bagi Penikmat Film di Semarang
Jajaran Anak Muda Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Majalah Forbes

Cerita seperti itu kerap kali dirasakan dua sejoli lawan jenis yang bersahabat. Kondisi seperti itu kemudian dikenal dengan sebutan friendzone. Nah, karena itu cerita ini sebenarnya sudah biasa. Namun, sudut pandang yang disuguhkan dalam film itu berbeda. Ini lantaran sang sutradara Rako Prijanto mengambil sudut pandang Ditto yang bersusah payah memendam perasaannya kepada Ayu seperti ditulis Cnnindonesia.com, Kamis (29/3).

Selain sudut pandang yang nggak biasa, peran para aktor pun menyumbang porsi besar pada kesuksesan film ini. Chemistry yang kuat antara Adipati dan Vanesha membuat film produksi Falcon Pictures ini ciamik. Untuk mendalami peran Ditto, Adipati bahkan berlatih bermain perkusi sebagaimana hobi Ditto dalam cerita itu.

Salah seorang penonton Rahmadani Efendi mengungkapkan kegembiraannya usai menonton film ini.

#TemanTapiMenikah punya cara tersendiri menyampaikan kisah cinta dengan sahabat sendiri. Kuat banget dialog mengenai olok-olokan yang terasa nyata kalo mereka emang sahabatan. Adipati, once again he’s really good dude! I’m impress. Vanesha is good to, seneng denger celetukan dia ke Ditto, kek geblek, apaan sih, dll. It’s real~” ungkap Rahmadani Efendi dalam akun Twitter miliknya.

Baca juga:
Karya di Rabbit Town yang Diduga Plagiat
David Beckham Bawa Misi Mulia ke Semarang

Kendati begitu, film ini memiliki kekurangan yakni transisi adegan yang terkesan terburu-buru. Hal itu diakibatkan dari durasi film yang terbatas sedangkan ceritanya sangat padat. Namun, permasalahan ini sejatinya juga dialami film-film lain hasil alih wahana dari novel.

Terlepas dari itu, film Teman Tapi Menikah bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu tonton. Yuk, segera ajak teman, pacar, atau sahabat yang kamu suka buat menonton film ini. Ya, hitung-hitung kasih kode. Ups! (UMU/IF)