Tarif Ojol Jabodetabek Naik, Ini Beragam Transportasi Alternatif untuk Bepergian

Tarif Ojol Jabodetabek Naik, Ini Beragam Transportasi Alternatif  untuk Bepergian
Meski hidup di kota, jangan ragu untuk bersepeda. (Pegipegi)

Naiknya tarif ojek daring di kawasan Jabodetabek membuat pelanggan transportasi jenis ini memikirkan alternatif lain untuk bepergian. Untuk perjalanan jarak jauh kamu bisa berbagai transportasi ini. Apa saja?

Inibaru.id – Tarif ojek online (ojol) untuk Zona II atau wilayah Jabodetabek bakal mengalami kenaikan. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perhubungan setelah melakukan diskusi dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Keputusan diambil berdasarkan permintaan para driver ojol beberapa waktu yang lalu. Kenaikan ini akan mulai berlaku 16 Maret 2020 nanti.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, berdasarkan diskusi dan survei kenaikan tarif batas bawah ada di Rp200 per kilometer, diolah oleh Litbang menjadi Rp225 per kilometer, dan dibulatkan oleh Pak Menteri menjadi Rp250 per kilometer. Sedangkan tarif jasa minimal yaitu Rp9.000 batas bawah hingga Rp .

Bagi kamu yang punya pendapatan pas-pasan, naiknya tarif ojol ini tentu memberatkan. Nah, berikut ini ada berbagai jenis transportasi lain yang bisa kamu manfaatkan.

Trans Jakarta

Trans Jakarta transportasi murah meriah. (Liputan6/Immanuel Antonius)<br>
Trans Jakarta transportasi murah meriah. (Liputan6/Immanuel Antonius)

Semakin hari, peminat dari bus Trans Jakarta kian bertambah. Haltenya pun kian banyak terutama di kawasan-kawasan penting Jakarta. Tarifnya pun terjangkau, kamu hanya perlu membayar Rp3.500 untuk seluruh koridor yang kamu lewati selama nggak keluar halte. Naik Trans Jakarta pun dijamin nggak akan mengalami macet karena sudah disediakan jalur tersendiri.

Lintas Rel Terpadu (LRT)

LRT yang nyaman. (Liputan6/Nefri Inge)<br>
LRT yang nyaman. (Liputan6/Nefri Inge)

Gubernur Jakarta Anies Baswedan rencananya akan membangun rute LRT hingga Pasar Tanah Abang. Setelah kereta ringan ini sebatas hanya beroperasi di Kelapa Gading hingga Velodrome dengan panjang 5,8 kilometer. Pembangunan masih berlanjut, semoga cepat selesai ya!

Bersepeda

Anies Baswedan dorong warga Jakarta bersepeda. (Antara)<br>
Anies Baswedan dorong warga Jakarta bersepeda. (Antara)

Selain alat transportasi yang telah disebutkan di atas, kamu juga bisa menggunakan kendaraan yang murah meriah, yaitu sepeda! Selain murah meriah, kayuhan sepeda bisa membuat otot lutut dan kakimu tambah kua!. Kamu juga bisa menikmati lingkungan sekeliling dengan lebih leluasa.

Berjalan Kaki

Jalan kaki untuk jarak dekat. (Wartaekonomi)<br>
Jalan kaki untuk jarak dekat. (Wartaekonomi)

Kamu suka jalan kaki nggak ketika bepergian? Ketika nggak ada satu pun alat transportasi yang bisa diandalkan, kamu bisa mengandalkan kaki kamu sendiri. Jangan manja untuk perjalanan dengan jarak yang relatif pendek, kamu bisa menempuhnya dengan berjalan kaki. Olahraga satu ini juga bisa membuatmu lebih sehat, memiliki efek relaksasi, dan meditasi pula lo.

Selain murah meriah, berbagai transportasi umum serta berjalan kaki punya dampak baik bagi lingkungan lo. Jadi kamu pilih yang mana, Millens? (MG26/E06)