Tangkal Hoaks, Instagram Luncurkan Fitur Buramkan Foto

Tangkal Hoaks, Instagram Luncurkan Fitur Buramkan Foto
Fitur buramkan foto demi melawan hoaks di Instagram. (businessinsider.com)

Instagram akan memburamkan foto dan mengeluarkan keterangan tentang alasan mengapa foto tersebut dianggap mengandung informasi hoaks. Seperti apa sih mekanismenya?

Inibaru.id – Peredaran berita hoaks dan disinformasi di berbagai media sosial kini semakin meresahkan masyarakat. Instagram ternyata nggak tinggal diam dengan hal ini. Setelah sebelumnya meluncurkan fitur mencegah perundungan, kini platform ini juga menyediakan fitur yang bisa menyaring informasi palsu. Seperti apa sih fitur ini?

Kompas, Rabu (18/12/19) menulis, foto yang sedang beradar di Instagram namun diduga mengandung informasi nggak benar akan diburamkan sebelum bisa dilihat oleh pengguna.

Jika kita menemukan foto yang diburamkan, akan tersedia tombol “See Why”. Tombol ini bisa kamu klik untuk mengetahui alasan mengapa foto ini dianggap mengandung informasi hoaks. Nggak hanya di linimasa, foto yang diburamkan ini juga berlaku di halaman hashtag serta explore.

Meskipun begitu, kamu tetap bisa melihat foto aslinya dengan menekan tombol “See Post” jika memang penasaran dengan foto tersebut. Hanya saja, karena sudah mendapatkan peringatan dari Instagram sebelumnya, pengguna tentu tidak akan mudah percaya dengan unggahan tersebut.

Kini Instagram memiliki teknologi image matching yang bisa mendeteksi foto sebagai hoaks atau tidak. Hal inilah yang bisa meredam penyebaran hoaks. Sayangnya, fitur ini masih belum sempurna sehingga nggak bisa benar-benar menyaring berita hoaks secara total.

Fitur ini mendaptakan sambutan baik dari warganet. Hal ini membuat Instagram berkomitmen melakukan pengembangan agar fungsinya semakin meningkat. Selain itu, platform ini juga akan menanyakan usia bagi para pengguna baru sehingga anak-anak nggak akan mudah mengakses media sosial ini.

Sebagai informasi, Instagram kini telah menjadi media sosial yang sangat populer, termasuk bagi warganet di Indonesia. Sekitar 31 persen dari total pengguna aktif internet dengan usia 18 hingga 24 tahun menggunakan platform ini.

Kalau menurut Millens, fitur baru Instagram ini kira-kira bakal efektif menyaring hoaks, nggak? (IB09/E06)