Tanggap Corona, Lego Produksi Kacamata Pelindung 13 Ribu Per Hari

Tanggap Corona, Lego Produksi Kacamata Pelindung 13 Ribu Per Hari
Lego memproduksi visor untuk tenaga medis. (Businessinsider)

Perusahaan mainan Lego turut membantu tenaga medis dengan memproduksi visor atau kacamata pelindung. Tiap hari, Lego bisa memproduksi hingga 13 ribu kacamata pelindung.

Inibaru.id – Sejumlah perusahaan di dalam dan luar negeri bahu membahu untuk membantu penanganan pandemi corona. Ada yang memproduksi Alat Pelindung Diri (APD), ada pula yang memproduksi masker untuk dibagikan secara gratis. Perusahaan mainan Lego juga nggak mau ketinggalan untuk ambil bagian.

Perusahaan asal Denmark itu mengubah mesin pembuat mainan di pabrik Kota Billund agar dapat dipakai untuk memproduksi APD. Hal itu dilakukan mengingat para petugas medis sangat membutuhkannya.

Kabar ini diumumkan perwakilan Lego lewat akun Instagramnya pada Kamis (16/4/2020). Dalam keterangan tersebut, Lego membeberkan proses membuat kacamata pelindung atau visor yang terbuat dari plastik. Setidaknya, 13 ribu Visor diproduksi oleh pabrik mainan ini setiap harinya.

“Beberapa minggu lalu, seorang kolega di departemen teknik kami mendengar kebutuhan mendesak APD untuk menanggulangi Covid-19 di Denmark. Dia mengajak timnya untuk mencoba berbagai ide,” tulisnya.

Saat ini, sekitar 100 karyawan Lego terlibat dalam proses pembuatan APD. Proses tersebut mulai dari pengembangan desain, mencari pemasok bahan baku, hingga membuat cetakan visor.

Lego membagikan mainannya untuk anak-anak kurang mampu. (Unicef/Jordan)
Lego membagikan mainannya untuk anak-anak kurang mampu. (Unicef/Jordan)

Selain itu, Lego juga mendonasikan setengah juta set mainan Lego yang bernilai lebih dari 50 juta dolar AS. Mainan itu diberikan kepada anak-anak yang kurang beruntung dan membutuhkan hiburan di tengah pandemi ini.

CEO Lego Foundation John Goodwin mengatakan kebahagiaan anak-anak harus diperhatikan saat ini.

“Semua anak termasuk yang paling rentan dalam masyarakat perlu didukung. Harus dipastikan mereka memiliki akses ke pendidikan dan bisa mengembangkan keterampilannya yang penting bagi tumbuh kembang,” kata Goodwin pada Kamis (16/4).

Wah, syukurlah makin banyak perusahaan yang bersedia membantu memenuhi kebutuhan APD. Nah, kalau sobat Millens, cukup membantu dengan “di rumah aja” ya supaya mengurangi penularan! (Rep/IB03/E07)