Tanda-Tanda Obat Batuk Manjur; Batuk Justru Semakin Menjadi-jadi! 

Tanda-Tanda Obat Batuk Manjur; Batuk Justru Semakin Menjadi-jadi! 
Ilustrasi: Usai minum obat batuk, batuk justru semakin parah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Nggak sedikit orang yang mengeluhkan bahwa batuk semakin parah setelah diobati. Ternyata, memang begitulah fungsi obat batuk. Hal ini justru penjadi tanda obat batuk bekerja dengan baik.

Inibaru.id – Menderita batuk memang menjengkelkan. Nggak hanya menghilangkan konsentrasi kita, batuk juga berpotensi mengganggu ketenangan orang lain. Namun, alih-alih mereda, kadang batuk justru semakin parah setelah kita meminum obat.

Umumnya, hal ini diderita orang yang mengalami masalah batuk berdahak. Sebagian orang pun jadi enggan meminum obat batuk atau bahkan menganggap obat itu nggak cukup ampuh menyembuhkan. Padahal, sejatinya fungsi obat batuk berdahak memang seperti itu.

Nursing editor di dunia kesehatan Rizal Do via akun Twitter @afrkml mengungkapkan, setelah minum obat batuk berdahak, batuk biasanya justru bakal semakin parah. Hal ini justru menunjukkan obat tersebut bekerja dengan baik.

Melalui cuitan yang diunggah pada Rabu (10/3/2021), Rizal mengatakan bahwa obat batuk berdahak berfungsi mengencerkan dahak. Jadi, usai minum obat, dahak akan semakin encer sehingga mudah dikeluarkan. Caranya? Tentu saja dengan batuk-batuk.

Obat Bikin Batuk Menjadi-jadi

Obat batuk yang mengencerkan dahak justru bikin batuk menjadi-jadi (Pixabay/Steffen Frank)
Obat batuk yang mengencerkan dahak justru bikin batuk menjadi-jadi (Pixabay/Steffen Frank)

Banyak orang mengira, batuk yang semakin menjadi-jadi setelah diobati menjadi tanda obat itu nggak manjur. Padahal, frekuensi batuk yang meningkat justru menunjukkan bahwa tubuh sudah melakukan mekanisme pembersihan pada saluran pernapasan.

Semakin sering batuk, semakin banyak pula dahak yang keluar. Dengan begitu, bakal kian cepat pula masalah kesehatan ini mereda. Sayang, banyak orang yang terlanjur nggak sabar, yang kemudian memilih berganti obat, menambah dosis, atau bahkan menelan obat lain.

Ketidaksabaran itu sebetulnya justru membuat mekanisme pembersihan saluran pernapasan terganggu. Alih-alih keluar, dahak justru akan semakin masuk ke saluran pernapasan. Batuk yang diredam juga akan bikin napas semakin berat.

Rizal menyarankan, kalau batuk berdahak nggak kunjung reda, kita sebaiknya meminta resep obat dari dokter, lalu meminum obat secara teratur sesuai resep tersebut. Selain itu, sering-seringlah minum air hangat dan siapkan tempat untuk membuang dahak yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Oya, dahak sebaiknya memng dibuang, bukan ditelan. Batuk juga jangan ditekan, jadi biarlah terbatuk-batuk. Eits, tapi tentu saja batuk juga perlu pakai adab, Millens! (IB09/E03)