Tanaman Hias Pendahulu Janda Bolong yang Pernah Jaya dan Berharga Selangit

Tanaman Hias Pendahulu Janda Bolong yang Pernah Jaya dan Berharga Selangit
Janda Bolong termasuk anak baru, sudah banyak tanaman pendahulu yang juga dinilai tinggi. (Monstera Plant Source)

Nama Janda Bolong sedang naik daun belakangan ini. Hanya, kamu tahu nggak ada beberapa tanaman hias lain yang juga sempat tenar dan berharga mahal sebelumnya. Yuk, simak apa saja tanaman-tanaman hias tersebut!

Inibaru.id - Jika sedang jadi trend, tanaman hias tertentu bisa saja memiliki nilai yang sangat tinggi. Sebagai contoh, sekarang, masyarakat sedang demam tanaman hias Janda Bolong (Monstera Adansonii). Harganya nggak main-main, lo, Millens. Bisa mencapai puluhan juta Rupiah!

Janda Bolong ternyata termasuk anak baru. Sebelumnya, ada beberapa tanaman hias lain yang juga pernah jaya dan dihargai dengan nilai fantastis. Berikut adalah daftar tanaman tersebut:

Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah Mertua. (Kompas)<br>
Lidah Mertua. (Kompas)

Lidah Mertua adalah tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena dapat tumbuh dalam kondisi sedikit air dan cahaya matahari. Memiliki nama Latin Sansevieria, tanaman ini memiliki daun keras, tegak, dengan ujung meruncing

Selain itu, Lidah Mertua juga dikenal memiliki beberapa khasiat seperti mengurangi sick building syndrome, dijadikan aroma terapi, mengatasi flu dan batuk, menurunkan resiko diabetes, hingga menyerap gelombang radiasi.

Omong-omong nih, dulu harga Lidah Mertua sempat menembus hingga Rp 10 juta per daunnya!

Sri Rezeki (Aglaonema)

Sri Rejeki bisa dihargai sampai Rp 1 juta per tanamananya. (Joyus Garden)<br>
Sri Rejeki bisa dihargai sampai Rp 1 juta per tanamananya. (Joyus Garden)

Tanaman yang memiliki sekitar 30 jenis spesies ini punya habitat asli di bawah hutan hujan tropis. Selain itu, aglaonema juga tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi.

Dengan warna yang bervariasi, mulai dari merah, kuning, hingga merah muda yang cantik, tanaman yang memiliki daun polkadot berwarna putih dan hijau ini sempat dibanderol mencapai Rp 1 juta per tanamannya.

Gaharu (Aquilaria Malaccensis)

Gaharu bisa untuk pembuatan kosmetik sampai obat-obatan. (TanamanJakarta)<br>
Gaharu bisa untuk pembuatan kosmetik sampai obat-obatan. (TanamanJakarta)

Tanaman gaharu bisa ditemukan di Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Iran, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, dan Thailand. Salah satu tanaman berjenis aromatik ini sempat dijadikan sebagai salah satu bahan utama pembuatan kosmetik, parfum, hingga obat-obatan.

Sayangnya, gara-gara nilai ekonominya cukup tinggi dan kerusakan habitat, tumbuhan ini terancam punah. Maka tak heran jika harganya sempat mencapai Rp 300 juta per kilogram.

Kuping Gajah (Laceleaf)

Kuping Gajah masih berkerabat dengan tanaman hias lainnya. (Unsplash)<br>
Kuping Gajah masih berkerabat dengan tanaman hias lainnya. (Unsplash)

Kuping Gajah termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Tanaman berdaun indah dan lebar ini masih berkerabat dengan sejumlah tanaman hias populer semacam aglaonema, philodendron, keladi hias, dan alokasia.

Dalam keluarga araceae, Kuping Gajah adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak, melebihi 1.000 jenis. Tanaman ini juga sempat tenar dan dibandrol Rp 70 juta.

Kamboja Jepang (Adenium Obesum)

Kamboja Jepang perawatannya nggak susah dan harganya bisa tinggi. (Bukalapak)<br>
Kamboja Jepang perawatannya nggak susah dan harganya bisa tinggi. (Bukalapak)

Tanaman Kamboja Jepang atau adenium adalah spesies tanaman hias yang berbatang besar dengan bagian bawahnya menyerupai umbi. Selain itu, batangnya tidak berkambium, akarnya dapat membesar menyerupai umbi, bentuk daunnya panjang ada yang lonjong, runcing, kecil, dan besar, dengan warna bunga yang bermacam-macam.

Perawatan Kamboja Jepang gampang dan mudah. Harganya bisa mencapai Rp 50 juta.

Bonsai

Bonsai adalah pohon yang dikerdilkan. (Pexels)<br>
Bonsai adalah pohon yang dikerdilkan. (Pexels)

Bonsai adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas. Penanaman "sai" dilakukan di pot dangkal yang disebut "bon". Tanaman Bonsai memiliki nilai jual uang cukup tinggi, dengan harga bisa mencapai Rp 1 miliar.

Philodendron

Philodendhron sering dijadikan sebagai alternatif dari Anthurium atau Aglaonema. (Pexels)<br>
Philodendhron sering dijadikan sebagai alternatif dari Anthurium atau Aglaonema. (Pexels)

Philodendron adalah genus besar tumbuhan berbunga di keluarga Araceae. Tanaman ini juga memiliki bunga dan batang yang unik.

Philodendron yang sering dijadikan sebagai alternatif dari Anthurium atau Aglaonema ini memiliki harga fantastis, mencapai jutaan Rupiah.

Wah, nggak nyangka ya harga tanaman hias ternyata bisa semahal itu, Millens. (Cnbc/IB28/E06)