Tak Tepati Janji Kampanye, Warga Ikat Wali Kota di Pohon

Tak Tepati Janji Kampanye, Warga Ikat Wali Kota di Pohon
Walikota Chiapas, Meksiko diikat di pohon karena nggak menepati janji kampanye. (Facebook/Susana Solis Informa)

Geram karena Wali Kota yang mereka pilih nggak kunjung menepati janji kampanye, warga Chiapas, Meksiko mengikat sang Wali Kota di pohon. Seperti apa ya kondisinya sekarang?

Inibaru.id - Apa yang dilakukan warga Chiapas, Meksiko, ini mungkin sedikit berlebihan. Hanya, aksi mereka mengikat sang Wali Kota di pohon juga bisa dimengerti. Mereka melakukan aksi ini pada Jumat (15/1/2021) karena geram dengan sang Wali Kota yang nggak kunjung menepati janji kampanyenya soal proyek pekerjaan umum.

Hal itu dilakukan oleh perwakilan masyarakat dari 11 lingkungan di Frontera Comalapa yang sudah nggak sabar lagi melihat kinerja Walikotanya yang nggak memuaskan. Kalau mereka menempuh jalur hukum, birokrasinya juga terlalu rumit sehingga hasilnya belum tentu memuaskan.

Menurut media Diario de Chiapas, Wali Kota yang bernama Óscar Ramírez Aguilar itu bahkan sampai dikata-katai  "pegawai negeri buruk" yang seharusnya nggak kembali dipilih saat diikat di pohon.

Protes warga nggak lagi terbendung gara-gara tangki penyimpanan air kota bocor sehingga mengakibatkan kekeringan. Saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota, Oscar Ramirez berjanji akan menanggulani masalah itu sesegera mungkin.

Sayangnya, janji tinggallah janji. Tangki air nggak benar-benar diperbaiki dengan layak. Kondisinya pun buruk dan nggak memenuhi persyaratan keamanan air. Padahal, warga sangat membutuhkannya untuk berbagai macam kebutuhan.

Pernyataan warga di Facebook. (Facebook/Susana Solis Informa)
Pernyataan warga di Facebook. (Facebook/Susana Solis Informa)

Menurut masyarakat, pemerintah hanya menambal tangki dengan cara yang buruk untuk menghentikan protes mereka. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, warga menunjukkan bagaimana tambalan beton di tangki penampungan air sudah terkikis dan mudah hancur.

"Dia berjanji kepada kami bahwa ini akan menjadi proyek pekerjaan umum yang layak untuk warga Comalapa, tapi tangki ini hanya lelucon, sistem air tidak bekerja dengan baik," keluh perwakilan warga.

Masyarakat pun membeberkan janji-janji yang diungkap Oscar Ramirez sebelumnya. Waktu pencalonan, Oscar bahkan sampai menemui mereka di rumah-rumah sehingga membuatnya terlihat meyakinkan untuk dipilih. Sayangnya, hal ini hanyalah akal-akalannya saja agar bisa menjadi Wali Kota.

Meski foto-foto sang Wali Kota terlihat terpojok di pohon sambil dikelilingi warga viral di media sosial, Oscar Ramirez menampik kabar dirinya diikat di pohon. Lewat akun Facebook-nya, dia berdalih kalau foto-foto yang beredar adalah saat dirinya melakukan pertemuan dengan 11 perwakilan lingkungan Comalapa.

Hmm, jadi penasaran, ya Millens. sang Wali Kota ini beneran diikat di pohon nggak, ya? (Sua/IB28/E07)