Mulai 2020, Pemerintah Kamboja Larang Wisata Tunggang Gajah di Angkor Wat

Mulai 2020, Pemerintah Kamboja Larang Wisata Tunggang Gajah di Angkor Wat
Dua ekor gajah di Angkor Wat mati usai angkut turis. (Nextshark)

Mulai 2020, Angkor Wat melarang wisata tunggang gajah. Hal ini diakibatkan karena kasus matinya dua ekor gajah usai angkut turis.

Inibaru.id - Pemerintah Kamboja secara resmi mengeluarkan larangan wisata tunggang gajah di kawasan wisata Angkot Wat. Larangan itu rencananya akan diberlakukan pada 2020 nanti. Keputusan ini diambil pemerintah Kamboja menyusul kasus matinya dua gajah pengangkut turis di sana.

“Pada awal 2020, asosiasi kami berencana mengakhiri penggunaan gajah sebagai transportasi turis. Turis masih bisa melihat gajah dan berfoto bersama mereka di pusat konservasi dan kembang biak. Kami ingin gajah hidup sealami mungkin,” ujar Direktur Angkor Elephant Group Committee seperti ditulis laman Kompas, Jumat (14/6/2019).

Ada dua kasus kematian gajah di Angkor Wat usai dipekerjakan untuk mengangkut turis di kawasan wisata andalan Kamboja tersebut. Kasus pertama adalah matinya gajah bernama Sambo pada 2016 silam. Sementara itu, kasus kedua terjadi pada 2018.

Dokter hewan melaporkan Sambo si gajah yang berusia 40-45 tahun ini mati karena serangan jantung yang dipicu kelelahan bekerja. Apalagi saat Sambo mengangkut turis, diketahui suhu daerah Angkor Wat mencapai 40 derajat celsius sehingga menambah kemungkinan kelelahan.

Sambo telah bekerja mengangkut turis di kawasan Angkor Wat sejak 2011 dan meninggal pada 2016. Foto Sambo yang tersungkur di tanah langsung viral di media sosial Facebook.

Turut prihatin, masyarakat akhirnya membuat petisi untuk meminta pemerintah menghentikan wisata tunggang gajah di Angkor Wat pada 2016. Petisi ini ditandatangani lebih dari 14.000 pendukung dalam dua hari. Larangan wisata tunggang gajah ini merupkan respons dari petisi masyarakat.

Nanti, 14 gajah yang kini berada di kawasan Angkor Wat rencananya akan dikirim ke pusat konservasi dan kembang biak di Kamboja pada awal 2020. Hal ini diungkap langsung Angkor Elephant Group Committee selaku pengelola wisata tunggang gajah.

Keputusan tersebut disambut sangat baik para aktivis dan pencinta binatang. Hm, perlukah larangan semacam ini juga diambil pemerintah Indonesia mengingat masih adanya wisata tunggang gajah di Tanah Air, Millens? (IB24/E04)