Tahapan yang Disiapkan Pemerintah untuk Evakuasi WNI dari Wuhan

Tahapan yang Disiapkan Pemerintah untuk Evakuasi WNI dari Wuhan
Evakuasi WNI dari Wuhan Tiongkok, ke Natuna. (AFP/Ricky Prakoso)

Pemerintah telah mengevakuasi 238 WNI dari Wuhan, Tiongkok. Seperti apa tahapan dari proses evakuasi ini?

Inibaru.id – Pada Sabtu dan Minggu (1-2/2/20) kemarin, proses evakuasi 245 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok, berlangsung dengan lancar. Sempat singgah di Bandara Hang Nadim, Batam, para WNI ini kemudian dipindah ke Natuna untuk menjalani karantina.

Kompas, Minggu (2/2) menulis, hanya 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, Tiongkok dan 5 tim dari KBRI yang pulang ke Indonesia. Sementara itu, 7 WNI lainnya diketahui nggak ikut dalam proses evakuasi tersebut karena nggak lolos screening atau memilih untuk tetap tinggal di Wuhan.

Berikut adalah kronologi penjemputan WNI dari Wuhan.

Menggunakan Pesawat Berjenis Aircraft Wide Body

Pesawat yang dipakai untuk menjemput WNI di Wuhan, Tiongkok adalah yang berjenis aircraft wide body yang bisa dinaiki 300 penumpang. Pesawat milik maskapai Batik Air ini bertipe Airbus A330 dan diberangkatkan dari Bandar Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu (1/2). Pesawat dilaporkan tiba di Wuhan Tianhe International Airport pada pukul 19.00 waktu setempat.

Penerbangan Dilakukan Langsung Tanpa Transit

Penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta tanpa transit dan berlangsung selama 5 jam. Begitu sampai di Wuhan, tim langsung bergerak cepat mengevakuasi WNI yang sudah bersiap di bandara tersebut.

WNI Dikarantina Dulu di Natuna

Sebagaimana dijelaskan oleh Kemenkes sebelumnya, para WNI ini tidak langsung diterbangkan ke Jakarta atau dipulangkan ke daerah masing-masing. Mereka harus menjalani proses karantina di Natuna selama 14 hari. Lamanya waktu karantina ini disesuaikan dengan masa inkubasi virus corona sehingga jika ada orang yang ternyata terpapar virus ini, bisa segera ditangani dan diharapkan nggak akan mudah menyebar ke orang lain.

Berganti Pesawat di Batam

Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 8618 hanya mampu mengantarkan para WNI hingga ke Bandara Hang Nadim, Batam. Setelahnya, para WNI dibawa ke Natuna dengan tiga pesawat milik TNI Angkatan Udara. Dua pesawat berjenis Boeing dan sisanya berjenis Hercules.

Mendapatkan Penolakan Warga Natuna

Proses karantina para WNI yang berasal dari Wuhan ini ternyata memicu kekhawatiran warga Natuna, Kepulauan Riau. Bahkan, Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menganggap pemerintah pusat nggak melakukan koordinasi apapun sebelum memutuskan menjalani karantina di lokasi tersebut.

“Di Natuna fasilitas kesehatan sangat terbatas. Kalau terjadi apa-apa dengan masyarakat kami, siapa yang mau bertanggung jawab,” tegas Ngesti.

Semoga saja para WNI ini tidak membawa atau terpapar virus corona sehingga bisa pulang dengan kondisi sehat dan aman, ya Millens? (IB09/E06)

Baca juga:Sebelum Temukan Jiwa Lewat Doodle Art, Bipolar Buat Hana Madness Pernah Dikurung Hingga Dirukiah