Tabrakan Dua Bintang Bikin Emas Berhamburan di Ruang Angkasa

Tabrakan bintang maha dahsyat ini mengungkapkan dari mana asal mula logam mulia yang ada pada perhiasan kita.

Tabrakan Dua Bintang Bikin Emas Berhamburan di Ruang Angkasa
Tabrakan antar bintang (Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory)

Inibaru.id - Para ilmuwan berhasil menangkap sebuah fenomena menakjubkan di ruang angkasa, yakni bertabrakannya dua bintang. Tak hanya memicu ledakan super, diyakini ada emas dalam jumlah besar yang berhamburan akibat tabrakan ini.

Peristiwa tabrakan bintang super padat ini terjadi pada jarak 130 juta tahun cahaya dari tata surya kita dan baru ditangkap tanggal 17 Agustus 2017 lalu. Tak hanya emas, logam mulia lain seperti platinum dan uranium juga ikut berhamburan akibat tabrakan ini. Bahkan, ledakan ini mampu merusak tatanan ruang dan waktu.

Ledakan ini juga memicu gelombang gravitasi ruang dan waktu. Gelombang ini berhasil ditangkap melalui peralatan detector yang dioperasikan oleh Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) yang ada di negara bagian Washington dan Lousiana, Amerika Serikat kali pertama pada September 2015. Kejadian ini juga mengonfirmasi prediksi yang telah dikemukakan oleh Albert Einsten sekitar 100 tahun lalu tentang akan adanya tabrakan dua bintang yang maha dahsyat.

Dalam kurun waktu dua detik setelah LIGO berhasil mendeteksi gelombang ini, semburan sinar gamma yang berasal dari tabrakan dua bintang neutron ini juga berhasil ditangkap oleh Fermi, teleskop ruang angkasa milik NASA. Para peneliti pun kemudian menganalisis cahaya dari ledakan tersebut dan terungkaplah adanya unsur emas dan unsur berat lainnya pada skala kosmis.

“Ini memberi tahu kita bahwa unsur-unsur berat sperti emas atau platinum dalam perhiasan, adalah bara api yang ditempa dalam bertabrakannya bintang neutron,“ tutur Dr Joe Lyman, Ilmuwan dari University of Warwick sebagaimana dikutip dari Liputan 6 (17/10). Tabrakan dua bintang neutron ini juga mengungkap pertanyaan tentang asal mula dari semburan sinar gamma, semburan ledakan paling dahsyat yang diketahui oleh ilmuwan hingga saat ini.

“Penemuan ini mampu menjawab tiga pertanyaan yang membingungkan para astronom selama berpuluh-puluh tahun; apa yang terjadi ketika bintang neutron bertabrakan? Apa yang menyebabkan semburan sinar gamma? Dari mana asal logam seperti emas?” kata Dr Samantha Oates dari University of Warwick.

Sementara itu, Profesor Laura Cadonati dari Georgia Institite of Technology menyebut penemuan ini mampu membuka pintu menuju cara baru dalam dunia astrofisika. (AW/SA)