Surabaya Kini Menjadi Wilayah Zona Hitam Covid-19, Apa Artinya?

Surabaya Kini Menjadi Wilayah Zona Hitam Covid-19, Apa Artinya?
Proses tes swab Covid-19 yang dilakukan tenaga kesehatan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Surabaya menjadi salah satu kota dengan jumlah pasien positif corona paling banyak di Indonesia. Saat ini, Surabaya nggak lagi masuk dalam kategori zona merah, melainkan zona hitam penyebaran Covid-19. Seperti apa ya maksudnya?

Inibaru.id – Sampai Selasa (02/06/2020) malam, jumlah pasien positif corona di Jawa Timur bertambah 194 kasus. Total, jumlah pasein positif di provinsi tersebut mencapai 5.132 kasus. 

Khusus untuk Kota Surabaya, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 115 pasien. Tetangga Surabaya, Sidoarjo, menyumbang 19 kasus. Sementara itu, Bangkalan dan Sampang mengalami peningkatan kasus positif 11 kasus baru.

Gresik dan Kabupaten Kediri masing-masing menambah 5 kasus positif, Kabupaten Mojokerto memberikan 3 kasus baru, dan yang terakhir, Kabupaten Pasuruan dan Jember masing-masing mengalami peningkatan 2 kasus. 

Surabaya masih menjadi wilayah dengan kasus positif Covid 19 yang sangat tinggi. Pada Selasa (2/6) lalu, terdapat 2.748 kasus positif di Kota Pahlawan. Hal ini membuat kota ini nggak lagi berstatus zona merah, melainkan zona hitam. Hal ini bisa dilihat dalam peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi, menjelaskan mengenai warna dalam peta penyebaran virus corona. Warna hitam yang muncul dalam peta sebaran menunjukkan jumlah pasien positi Covid-19 di daerah tersebut telah melampaui 1.025 kasus.

 "Semakin banyak catatan kasusnya, warna di peta sebaran akan semakin pekat hingga berwarna hitam," ujar Joni di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Selasa (2/6).

Penanganan pasien Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Penanganan pasien Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Meski nggak sepekat Surabaya, terdapat juga beberapa kota di Jawa Timur yang sudah memasuki zona warna pekat dalam peta sebaran Covid-19. Sebagai contoh, Kabupaten Sidoarjo terlihat merah pekat di peta sebaran. Hal ini disebabkan oleh jumlah kasus positif corona di wilayah ini mencapai 683 kasus. Selain itu, Kabupaten Gresik juga masuk zona merah karena memiliki 183 kasus.

Parahnya, pada peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur, terlihat jika seluruh 38 kabupaten dan kota berwarna merah. Meskipun begitu, warna merahnya berbeda-beda tergantung pada jumlah kasus yang ada di daerah tersebut.

Meski jumlah kasus positif corona sangat mengkhawatirkan, tingkat kesembuhan pasien di Jawa Timur juga cukup tinggi. Kini, 799 orang dinyatakan telah sembuh di provinsi ini. Hanya, jumlah pasien yang meninggal akibat virus ini mencapai 429 orang. Sementara itu, jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) mencapai 24.923 orang dan Pasien Dalam Pantauan (PDP) sebanyak 6.754 pasien. 

Penyebaran virus corona di Jawa Timur semakin mengkhawatirkan, ya Millens. Kalau menurut kamu, apa yang perlu dilakukan pemerintah demi mengatasinya, ya? (Kom/MG29/E07)