Sultan Qaboos Pemimpin Oman Meninggal Dunia, Siapa Penggantinya?
Sultan Qaboos. (tellerreport.com)

Sultan Qaboos Pemimpin Oman Meninggal Dunia, Siapa Penggantinya?

Sultan Qaboos yang memerintah Oman sejak 1970 dikabarkan meninggal dunia. Namun karena dirinya nggak memiliki anak, belum jelas siapa yang akan menggantikannya.

Inibaru.id – Pemimpin Oman, Sultan Qaboos bin Said al Said dikabarkan tutup usia pada Jumat (10/1/20) di usia 79 tahun. Kematian penguasa terlama di jazirah Arab ini membuat banyak orang berspekulasi tentang penggantinya.

Kompas, Sabtu (11/1) menulis, pengumuman dari kantor berita resmi Oman hanya mengabarkan kematian Sultan Qaboos, namun nggak mengungkap apa penyebab kematiannya. Hanya saja, Sultan Qaboos diketahui sudah pernah menjalani perawatan kanker sejak 2014 silam. BBC menyebut Sultan Qaboos sempat ke Belgia pada akhir tahun 2019 untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Sultan Qaboos nggak memiliki anak dan diketahui belum memilih siapa penerus tahtanya. Hal ini membuat dewan militer tinggi Oman mengundang keluarga demi melakukan rapat untuk menentukannya.

Berdasarkan Undang-Undang tahun 1996, keluarga Sultan harus memilih penerus tahta dalam waktu tiga hari demi mencegah kosongnya kekuasaan. Jika hal ini nggak dilakukan, maka pejabat dewan militer dan keamanan, ketua pengadilan tinggi, serta ketua dari dua majelis akan menunjuk nama yang sebelumnya telah ditulis oleh Sultan dalam surat bersegel.

Beberapa nama yang disebut-sebut memiliki peluang besar menggantikan Sultan Qaboos adalah sepupunya, yakni Haitham bin Tariq Al Said yang kini menjabat sebagai Menteri kebudayaan, Asaad bin Tariq Al Said yang menjabat sebagai Deputi Perdana Menteri, dan Shihab bin Tariq Al Said, mantan Komandan Angkatan Laut Oman yang merupakan penasihat Sultan. Ketiganya adalah saudara kandung.

Sultan Qaboos naik tahta pada 1970 silam setelah melakukan kudeta yang dibantu Inggris. Selama menjabat, Qaboos dikenal mampu memanfaatkan kekayaan minyak negaranya demi mengatasi kemiskinan. Namanya juga cukup harum di kawasan Timur Tengah sebagai salah satu pemimpin yang mengedepankan kedamaian dan memiliki hubungan erat dengan pimpinan dari dua negara yang kini sedang berseteru, Iran dan Amerika Serikat.

Kalau menurut Millens, siapa nih yang bakal menggantikan posisi Sultan Qaboos? (IB09/E06)