Sukmawati Soekarnoputri Kembali Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama
Sukmawati Soekarnoputri. (Indopolitika)

Sukmawati Soekarnoputri Kembali Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke Polda atas dugaan penistaan agama. Jika pada April lalu puisi Sukma berjudul Ibu Indonesia dianggap menistakan agama Islam, kali ini pidato Sukma yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno diduga mengandung ujaran kebencian dan penodaan agama.

Inibaru.id – Seorang warga bernama Irvan Noviandana melaporkan Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri ke kantor Kepolosan Polda Metro Jaya. Putri keempat dari Ir. Soekarno tersebut dilaporkan dengan tuduhan penistaan agama.

Melansir Tempo, Senin (18/11/2019), sebelum ini, Sukma juga telah dilaporkan oleh salah satu anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi) bernama Ratih Puspa Nusanti dengan masalah yang sama.

“Kami akan membuat laporan sekitar jam 10.00 hari ini,” ungkap Sumadi Atmadja, penasihat hukum pelapor dalam keterangan tertulis. Surat laporan tersebut bernomor LP/7363/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum, tanggal 15 November 2019.

Menurut keterangan Sumadi, kliennya merupakan muslim yang mencintai agama dan negara. Kliennya menganggap pidato Sukma yang membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW mengandung ujaran kebencian dan penodaan agama. Sukma melanggar Pasal 156a KUHP.

Dalam video tersebut, Sukma berdiri di atas mimbar, berorasi menggunakan pengeras. Berikut adalah cuplikannya:

“Mana lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Gitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa insinyur Soekarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silahkan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini,” ujar Sukmawati.

Pada 2018, Sukma mengalami tuduhan yang sama karena puisinya yang berjudul Ibu Indonesia. Puisi tersebut dibaca Sukma saat acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Fashion Week 2018. Dalam puisi tersebut Sukma membandingkan azan dengan kidung serta cadar dengan konde.

Nggak tanggung-tanggung, 30 laporan dilayangkan pada Polda atas karya adik dari Megawati Soekarno Putri itu. Sejumlah pihak menilai puisi Sukma telah menistakan agama, khususnya ajaran Islam.

Anak keempat dari pasangan Soekarno dan Fatmawati tersebut juga sempat meminta maaf atas puisinya yang dianggap sebagai penistaan agama Islam pada April 2018 lalu.

Semoga politisi yang satu ini dapat belajar dari kesalahan ya, Millens. (MG26/E06)