Suka Duka Menjadi Seorang Content Creator

Benar nggak sih jadi seorang content creator selalu menyenangkan? Simak yuk kisah beberapa content creator berikut.

Suka Duka Menjadi Seorang Content Creator
Ilustrasi pekerjaan seorang content creator. (Instagram.com/Septsepptt)

Inibaru.id – Saat ini, content creator adalah salah satu pekerjaan yang banyak diminati generasi millenials. Yap, tempat kerja yang fleksibel, mengunjungi tempat-tempat menarik, dan lingkungan kerja yang menyenangkan menjadi beberapa alasannya.

Hal itu dibenarkan travel blogger asal Semarang Dwi Septianingsih. Perempuan yang kerap disapa Septi itu mengatakan menjadi seorang content creator memang menyenangkan. Selain karena pekerjaannya jalan-jalan dan mengunjungi tempat-tempat baru, dia bisa bekerja di mana saja seperti di kafe atau di rumah.

Hingga saat ini, hal yang paling berkesan bagi Septi sebagai content creator adalah plesiran ke Turki. Beberapa waktu lalu, Septi bertolak ke Negara Kebab untuk konten blognya. Sst, semua biaya perjalanannya ditanggung sponsor alias gratis, lo. Wih, seru ya!

Septi dalam perjalanannya ke Turki. (Instagram.com/Septsepptt)

Kendati demikian, menjadi content creator nggak selamanya menyenangkan. Septi mengaku dia harus menenteng laptop ke mana pun dia pergi. Belum lagi bila dia dihadapkan pada tenggat waktu pengerjaan konten yang sangat singkat.

“Orang-orang hanya tahu kalau di media sosial hidup seorang content creator sesempurna itu,” tambah Septi pada Inibaru.id belum lama ini.

Beda Septi, beda juga Robbi Eka. Membuat sebuah konten kreatif adalah salah satu langkah Robbi untuk menyalurkan hobinya di dunia sinematografi.

Robbi saat membuat sebuah konten. (Instagram.com/Robbi Kepet)

Sebagai seorang content creator, Robbi berkarya dengan membuat video blog (vlog) dan video jalan-jalan yang diunggah di kanal Youtube miliknya Robbi Kepet. Nggak hanya itu, Robbi bersama beberapa temannya juga menjalankan sebuah rumah produksi bernama Unearth Creative Studio. Dari situlah, Robbi mendapatkan pundi-pundi rupiah.

Hingga kini, Robbi mengatakan masih senang menjalankan pekerjaan sebagai content creator untuk kanal pribadinya. Namun, untuk rumah produksi, laki-laki asal Kudus itu mengaku sering kesulitan bila harus berulang kali merevisi konten buatannya agar sesuai dengan keinginan pelanggan.

Gimana, sobat Millens tertarik menjadi seorang content creator nggak nih? Satu hal yang perlu diingat yaitu setiap pekerjaan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi jangan takut menentukan pilihanmu. (Mayang Istnaini/E04)