Stres dan Depresi Ternyata Berbeda!

Stres dan Depresi Ternyata Berbeda!
Beberapa orang sering menganggap stres atau depresi kepada orang yang terpuruk. (thinkstock)

Beberapa orang sering menggunakan kata stres dan depresi tanpa tahu keadaan sebenarnya. Orang stres belum tentu mengalami depresi, begitupun sebaliknya.

Inibaru.id – Stres dan depresi merupakan dua kondisi yang berbeda. Nah, biar bisa terdeteksi dengan tepat, kamu perlu memahami perbedaannya.

Pemicu 

Stres merupakan hal yang dipicu karena rasa tertekan akan banyak faktor yang muncul, seperti karir dan asmara. Sedangkan depresi adalah penyakit mental yang dipicu karena faktor internal, seperti faktor biologis, faktor genetik, atau kebiasaan memendam emosi.

Cara Penanganannya 

Stres dan depresi adalah dua hal yang nggak bisa ditangani dengan cara yang sama. Ketika stres kamu dapat mengatasinya sendiri dengan refreshing atau bermeditasi. Tapi jika sudah depresi yang terjadi maka kamu membutuhkan bantuan orang lain seperti psikolog atau psikiater.

Gelajanya 

Gejala yang biasa timbul saat seseorang stres adalah susah tidur, sulit berkonsentrasi, dan perbedaan pola makan. Sedangkan pada penderita depresi, gejala yang muncul yaitu hilang semangat, penyendiri, dan merasakan kesedihan berlarut.

Cara Mengobati

Saat stres kamu hanya perlu istirahat, olahraga, meditasi, atau sekadar curhat dengan teman untuk mengobatinya. Namun ketika sudah depresi, kamu perlu melakukan sesi konseling bersama psikolog atau  menjalani Terapi Kognitif Prilaku (CBT).

Penyakit yang Disebabkan

Perlu diperhatikan bahwa stres berkepanjangan dapat menyebabkan sakit kepala, diabetes, tekanan darah tinggi hingga stroke. Sedangkan depresi yang berlarut dapat menyebabkan penyakit jantung, alzheimer, dan usaha untuk bunuh diri. 

Sudah jelas bedanya ya, Millens. (IB30/E05)