Stop Single Shaming dengan Sikap yang Elegan!

Stop <em>Single Shaming</em> dengan Sikap yang Elegan!
Siapa bilang jomlo itu mengerikan? (Pixabay)

Status percintaan memang kerap menjadi bahan bully-an. Tapi kamu nggak perlu gusar hanya karena sering kena single shamming.

Inibaru.id – Kamu galau lantaran terus-menerus diejek jomlo? Malas ketemu orang karena bosan ditanya kapan punya gandengan? Daripada sakit hati karena terus-terusan di-bully atau pura-pura biasa saja, lebih baik bersikaplah bijak dengan 3 tips berikut!

Tunjukkan Pencapaianmu dengan Santun

Jika kamu ditanya soal pasangan dengan posisi kamu yang masih sendiri, jangan langsung marah! Tersenyumlah dan jawab baik-baik bahwa kesendirian yang kamu pilih ternyata mengantarkanmu ke jenjang karir yang baik. Bukan untuk sombong, namun dengan menjelaskan proses dan hasil yang kamu capai selagi single, orang akan enggan dengan sendirinya saat merundungmu. He-he.

Buktikan bahwa Single bukan Hal yang Hina

Jika kamu mulai dianggap bujang lapuk karena belum menikah, jangan gusar! Buktikan saja bahwa kesendirian nggak menjadikanmu sebagai pribadi yang hina atau orang jahat. Jangan lupa juga untuk menunjukkan bahwa nggak semua jomlo itu ngenes! Banyak kok orang yang justru bahagia saat sendiri.

Tunjukkan Komitmenmu untuk Hidup yang Lebih Baik

Seperti halnya meyakinkan calon mertua agar diterima baik, kamu pun harus bisa menunjukkan komitmenmu sebagai pribadi yang bertanggung jawab atas pilihanmu pada orang lain. Jangan sampai status jomlo atau single yang tersemat dalam dirimu menjadi senjata untuk mempermainkan hati lawan jenis.

Kamu hanya akan memperburuk citra pribadimu sekaligus meyakinkan orang lain untuk merundungmu secara brutal dengan kalimat, “Pantes aja lu jomlo! Salah sendiri playboy!” dan “Gimana mau laku? Dulunya aja sering mainin ati anak orang!” Ha-ha.

Gimana? Siap hadapi single shamming? (IB23/E05)