SpaceX Bakal Luncurkan Layanan Internet Via Satelit Pertama

SpaceX bakal menjadi penyedia jasa layanan internet via satelit. Rencana itu sudah mendapat izin dari Federal Communications Commission's (FCC).

SpaceX Bakal Luncurkan Layanan Internet Via Satelit Pertama
Peluncuran Satelit SpaceX. (Reutuers.com/Thom Baur)

Inibaru.id – SpaceX secara resmi mendapat lampu hijau dari Federal Communications Commission’s (FCC) Amerika Serikat untuk menyediakan layanan internet nirkabel melalui satelit. Melalui program yang bernama Starlink itu, SpaceX pengin menghadirkan internet dengan bandwidth tinggi dan latensi rendah di seluruh dunia dengan menggunakan 4.425 satelit.

Peluncuran satelit itu merupakan solusi bagi masyarakat di daerah terpencil yang nggak mendapat layanan internet. Konstelasi Starlink itu diharapkan dapat mencapai latensi serendah 25 milidetik yang setara dengan koneksi DSL. Untuk mewujudkan hal itu, SpaceX bakal meluncurkan satelit di ketinggian 1.110 hingga 1.325 kilometer. Satelit-satelit itu bakal diluncurkan ke luar angkasa secara bertahap mulai 2019 sampai 2024 seperti ditulis Okezone.com, Minggu (1/4/2018).

Sebelum mengantongi izin dari FCC, SpaceX telah mengirim sepasang satelit demonstrasi pertama ke ruang angkasa pada Kamis (22/2/2018). Satelit itu diluncurkan di atas roket Falcon 9 sebagai bagian dari proposal Starlink. Kedua satelit eksperimen itu disebut Tintin A dan Tintin B, dengan nama asli Microsat-2a dan Microsat-2b. Selain dua satelit itu, ada juga satelit Spanyol bernama Paz yang turut diluncurkan.  

Menurut FCC, persetujuan itu merupakan kali pertama pihaknya memberikan izin kepada konstelasi satelit berlisensi AS untuk menawarkan layanan broadband menggunakan sistem satelit orbit rendah Bumi yang modern. Atas persetujuan itu, SpaceX memperoleh otoritas untuk menggunakan frekuensi di Ka (20/30 GHz) dan Ku (11/14 GHz).

FCC mengatakan, pihaknya juga menyetujui rencana serupa dari OneWeb, Space Norway, dan Telesat untuk menyediakan layanan broadband di AS menggunakan sistem orbit satelit non-geostasioner (NGSO).

Wah, keren nih. Nanti kamu bakal menikmati internet yang lebih lancar dan merata di seluruh belahan dunia. Asyik! (ANG/IF)