Ego, Siswa yang Beruntung Dikunjungi David Beckham

Selain Sripun, seorang siswa lain yang beruntung dikunjungi oleh David Beckham adalah Ego. Beckham memberikan pesan kepada Ego agar semangat meraih cita-citanya.

Ego, Siswa yang Beruntung Dikunjungi David Beckham
Sripun, Ego, dan David Beckham berbincang di rumah Ego. (Kompas.com)

Inibaru.id - Kunjungan mantan pesepak bola kondang dari klub Manchester United (MU) David Beckham ke Indonesia sangat menyedot perhatian masyarakat. Sebagai duta UNICEF, Beckam mengunjungi salah satu sekolah di Semarang, Jawa Tengah, untuk mengampanyekan program anti-bullying.

Nah, masih ingat dengan Sripun, Millens? Yap, dia adalah siswi SMPN 17 Semarang yang dipilih David Beckham secara langsung untuk menjadi pasukan anti-bullying di sekolahnya. Selain Sripun, ada juga Ego Krisna Yulianto, yang menjadi salah seorang siswa yang juga dikunjungi Beckham.

Ego merupakan teman satu sekolah Sripun. Dia sehari-hari tinggal bersama neneknya di Kelurahan Pancursari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Ada satu momen yang begitu menarik perhatian Beckham ketika dia bertanya tentang kegiatan Ego selepas pulang sekolah.

Bocah murah senyum itu mengaku bahwa dirinya biasa bekerja membantu neneknya membuat tas anyaman di rumah setelah sekolah. Pengakuan itu pun menarik perhatian Beckham. Pesepak bola yang dikenal memiliki tendangan bebas mematikan tersebut kemudian memutuskan untuk datang ke rumah Ego.

Seperti ditulis Kompas.com, Sabtu (31/3), Ego mengaku sangat terkejut dan senang ketika tahu bahwa Beckham akan berkunjng ke rumahnya. Bertolak dari SMPN 17 Semarang siang hari, mereka lebih dulu ke rumah Sripun sebelum ke kediaman Ego. Bersama Sripun, Beckham berbincang di rumah Ego selama kurang lebih 15 menit.

Nggak hanya berbincang, Beckham juga sempat membeli tas hasil anyaman nenek Ego sebelum berpamitan. Beckham sejatinya akan diberi tas anyaman oleh nenek Ego, tapi dia menolak.

“Iya, Beckham beli tas. Mau dikasih sama nenek, tetapi dia enggak mau, terus dia beli satu. Tasnya warna kuning. Kata dia, itu buat anaknya yang kecil,” terang Ego, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31/3).

Di rumah Ego, Beckham berkisah tentang pengalamannya masa kecil yang pernah menjadi korban perundungan (bullying) dari para tetangganya. Namun, di balik perundungan itu, Beckham mengaku masih memiliki rasa optimisme yang tinggi sebagai pesepak bola.

Dari cerita tersebut, Beckham memberikan semangat kepada Ego untuk nggak berhenti belajar dan bekerja keras agar cita-citanya dapat tercapai, yang segera diiyakan Ego.

“Saya bercita-cita menjadi pengusaha, pengin membesarkan usaha nenek. Saya diminta belajar dan meraih impian,” kata Ego.

Hm, banyak pelajaran dari mereka nih, Millens. (CUT/GIL)