Soroti Kapitalisasi Pemain, FIFA Rombak Sistem Transfer dan Status Pinjaman

Presiden FIFA Gianni Infantino mulai bergerak memenuhi janjinya untuk memperbaiki sistem transfer dan status pinjaman pemain yang kerap menjadi sorotan berbagai pihak.

Soroti Kapitalisasi Pemain, FIFA Rombak Sistem Transfer dan Status Pinjaman
Presiden FIFA Gianni Infantiono. (FIFA.com)

Inibaru.id – Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) Gianni Infantino berencana melakukan reformasi terhadap sistem transfer pemain sepak bola. Menurut Infantino, reformasi itu penting dilakukan mengingat sistem transfer yang berlaku saat ini menuai kritik dari pelbagai pihak. Pelanggaran seperti eksploitasi pemain melalui biaya transfer yang meroket menjadi salah satu masalah yang disorot Infantino.

Lebih lanjut Infantino menambahkan biaya transfer pemain yang tinggi telah mencederai semangat olahraga yang digemakan klub sepak bola. Ini mendorong lelaki kelahiran Brig, Swiss tersebut untuk mengerem biaya dengan menerapkan algoritme untuk menghitung nilai pemain.

Nytimes.com, Kamis (13/9/2018), menulis proposal yang mengatur sistem transfer pemain itu juga nantinya akan mengatur komisi untuk agen. Berdasarkan rencana, jumlah komisi yang akan diterima agen berkisar 5 persen dari total gaji pemain atau biaya transfer.

Selain itu, klub yang melakukan belanja transfer secara berlebihan juga akan dikenai pajak barang mewah. Kendati demikian, FIFA berkomitmen aturan baru ini nggak akan sampai menyeret masalah finansial klub.

Selain sistem transfer, Infantino juga berencana melakukan pembatasan jumlah pemain pinjaman. Dalam satu musim, klub hanya boleh meminjamkan delapan pemain dari maksimal tiga orang dari klub yang sama. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi tidak berkembangnya para pemain muda.

“Saya rasa penting sekali untuk membatasi jumlah pemain. Pemain di bawah 21 tahun yang sudah dilatih di klub asal mereka dan sudah meneken kontrak untuk periode jangka panjang boleh dipinjamkan ke banyak klub untuk mengembangkan keterampilan mereka dengan melakukan pertandingan di berbagai tempat,” kata Infantino.

FIFA diketahui semakin menyoroti masalah status pinjaman pemain setelah klub sepak bola Inggris Chelsea FC dituduh curang sejumlah pemainnya. Chelsea FC dituduh sengaja meminjamkan 19 pemainnya dengan usia di atas 21 tahun untuk mencegah klub pesaing mengalahkan mereka. Selain Chelsea FC, Juventus pun mendapat tuduhan serupa setelah meminjamkan 26 pemainnya pada musim ini.

Yap, pencinta bola tinggal menunggu kapan FIFA benar-benar akan merombak aturan ini. Semoga aturan baru ini bermanfaat bagi banyak pihak ya, Millens. (IB15/E04)