Lebih Dekat dengan HOTS yang Diterapkan pada UNBK 2018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kali ini menerapkan sistem High Order Thinking Skills (HOTS) pada soal UNBK. Nggak heran bila banyak siswa yang mengeluhkan soal ujian yang dianggap sulit.

Lebih Dekat dengan HOTS yang Diterapkan pada UNBK 2018
Peserta UNBK mengeluh soal terlalu sulit. (Tribunnews.com)

Inibaru.id – Akun Instagram Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibanjiri beragam komentar dari peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA yang telah menyelesaikan ujian pada Kamis (12/4/2018). Para peserta menganggap tingkat kesulitan soal ujian terlalu tinggi dan nggak sesuai dengan kisi-kisi yang diberikan sebelumnya terlebih soal Matematika.

Menjawab keluhan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengaku soal tahun ini memang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena telah menerapkan sistem High Order Thinking Skills (HOTS).

“Saya meminta maaf kalau ada beberapa kalangan yang merasa kesulitan dan tidak bisa ditoleransi. Saya janji akan membenahi tapi mohon maklum ujian nasional kita dari waktu harus semakin sulit untuk mengejar kualitas yang baik,” ujar Muhadjir.

Sistem ini diterapkan agar kualitas pendidikan di Indonesia dapat bersaing dengan negara lain, mengingat kualitas pendidikan Indonesia sekarang menempati urutan ke-66 dari 72 negara sesuai dengan survei yang dilakukan Programme for International Students Assesment (PISA). Posisi tersebut bahkan lebih rendah dari negeri jiran, Malaysia dan Thailand seperti yang ditulis Kompas.com, Jumat (13/4/2018).

HOTS merupakan kegiatan berpikir yang melibatkan level kognitif hierarki tinggi. Terdapat beberapa kompetensi yang diharapkan bisa dicapai para siswa dengan menerapkan HOTS yaitu berpikir kritis (critical thinking), kreatif dan inovasi (creativity and innovation), kemampuan berargumen (reasoning), dan kemampuan mengambil keputusan (decision making).

Penerapan HOTS pada soal ujian diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Hal ini karena siswa dituntut menyelesaikan soal-soal yang lebih rumit dan memecahkan suatu masalah yang lebih kompleks. Dengan soal HOTS, siswa nggak sekadar mengingat, menyatakan kembali, atau merujuk tanpa melakukan pengolahan saat menjawab pertanyaan.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Kemdikbud Muhamad Abduh menjelaskan, HOTS menjadi tujuan akhir yang dicapai melalui pendekatan, proses, dan metode pembelajaran. Soal HOTS rencananya bakal menjadi standar pelaksanaan ujian nasional hingga 2025 mendatang.

Nah, bagi yang tahun depan mau ujian, harus belajar lebih ekstra lagi ya agar bisa menaklukkan soal UNBK yang menerapkan sistem HOTS ini.  (IB15/E04)