Siapa Ya Pengisi Suara Jualan Tahu Bulat?

Siapa Ya Pengisi Suara Jualan Tahu Bulat?
suara penjual tahu bulat sangat khas (Infopublik.id)

Suara penjual tahu bulat sangatlah khas. Siapa ya yang mengisi suara ini?

Inibaru.id – “Tahu bulat, digoreng, dadakan, di mobil, lima ratusan, halal.” Kalimat ini tentu sudah sangat akrab di telinga, bukan, Millens? Begitu ada suara kalimat tersebut, banyak orang yang keluar rumah untuk membeli tahu bulat. Kalau kamu cermati, suara ini nggak berasal dari pengendara mobil tahu bulat. Lantas, dari mana dong?

Usut punya usut, ternyata suara tahu bulat yang khas ini berasal dari rekaman. Rekaman ini kemudian menyebar hingga ke berbagai tempat di Tanah Air sehingga membuatnya menjadi semakin identik dengan jajanan yang enak ini.

Lalu, siapa sih pengisi suara tahu bulat ini? Salah seorang penjual tahu bulat bernama Ade dari Bogor, Jawa Barat menyebut suara yang ada pada rekaman tersebut adalah suara bosnya.

“Itu bos saya yang ngerekam suaranya di kontrakan,” terang Ade pada Sabtu (16/5/2016).

Tahu bulat (Ijteher)
Tahu bulat (Ijteher)

Menariknya, suara ini ternyata sudah ada sejak lama. Bisa jadi sudah ada sebelum tahu bulat booming di Indonesia. FYI, nih Millens, Cianjur dan Jawa Barat sering dianggap sebagai tempat asal tahu bulat.

Penjualan tahu bulat yang semakin meningkat membuat tahu ini juga dijual di sekitar Jabodetabek. Para penjual ini ternyata juga tergabung dalam grup komunikasi. Di sekitar Bogor, ada sebuah grup penjual tahu bulat yang mengontrak di sebuah rumah di kawasan Jambu Dua.

“Kalau rekaman suaranya sama, pasti dari satu grup,” lanjut Ade.

Salah seorang penjual tahu bulat yang juga mengisi suara rekaman ini adalah Saep Bani (45). Dia merintis usaha ini pada 2013 di pinggiran Jakarta Selatan.

penjual tahu bulat (Okezone/Taufik)
penjual tahu bulat (Okezone/Taufik)

“Dulu mah tidak direkam gitu, tapi langsung pake mikrofon. Lama-lama capek juga, akhirnya saya rekam saja. Kebetulan ada teman yang bisa membantu membuat rekaman dengan kata-kata yang menarik supaya laku tahunya,” terang Bani pada Selasa (17/5/2016).

Saat ditanya soal bahan baku tahu bulat, Bani mengaku mendapatkannya dari Cianjur serta Tasikmalaya. Sementara itu, mobil yang dipakai penjual ternyata disewakan oleh pengelola tahu bulat. Ongkos operasionalnya ditanggung sendiri oleh para penjual.

Gimana, Millens, kamu suka tahu bulat, nggak nih? (Kom/IB09/E05)