Siap-Siap! Suhu Panas Bisa Berlangsung hingga Pertengahan Mei

Siap-Siap! Suhu Panas Bisa Berlangsung hingga Pertengahan Mei
Suhu panas di Indonesia, bukan karena gelombang panas. (Medcom/Antara Foto/Muhammad Adimaja)

Belakangan ini Indonesia mengalami suhu panas yang membuat banyak orang gerah, khususnya di siang hari. Benarkah jika hal ini disebabkan oleh gelombang panas sebagaimana yang terjadi di India dan Pakistan?

Inibaru.id – Dalam beberapa hari terakhir, suhu udara di Indonesia cukup panas. Banyak orang yang bahkan menganggapnya sebagai dampak gelombang panas sebagaimana yang terjadi di India dan Pakistan. Tapi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bukan itu penyebabnya.

Data dari BMKG mencatat kalau pada 1 sampai 7 Mei 2022 lalu, suhu udara di Indonesia rata-rata 33 sampai 36,1 derajat Celcius. Wilayah yang paling merasakan dampak dari suhu panas ini adalah Tangerang di Provinsi Banten dan Kalimarau yang ada di Kalimantan Utara. Meski cukup menyengat, suhu ini masih belum menembus rekor suhu tertinggi di Indonesia pada bulan April dan Mei dalam 5 tahun belakangan.

Pada April 2019 lalu, suhu tertinggi mencapai 38,8 derajat Celcius tercatat di Palembang, Sumatera Selatan. Suhu yang persis sama juga tercatat pada Mei 2018 di Temindung, Samarinda, Kalimantan Timur.

Omong-omong, BMKG memastikan kalau suhu panas ini bakal kamu rasakan hingga pertengahan Mei 2022 ini, Millens.

“Masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari,” jelas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, Selasa (10/5/2022).

Suhu panas di Indonesia bakal dirasakan hingga pertengahan Mei 2022. (Medcom/AFP)
Suhu panas di Indonesia bakal dirasakan hingga pertengahan Mei 2022. (Medcom/AFP)

Bukan Karena Gelombang Panas

Guswanto juga memastikan kalau suhu panas di Indonesia belakangan bukan disebabkan oleh gelombang panas atau heat wave. Soalnya, yang terjadi di Indonesia memang belum memenuhi faktor-faktor penentu heat wave yang ditetapkan oleh World Meteorological Organization (WMO).

Faktor tersebut adalah suhu udara panas selama lima hari berturut-turut atau lebih. Selain itu, suhu maksimalnya bisa melebihi 5 derajat Celcius dari rata-rata suhu tertinggi biasanya.

Oya, gelombang panas juga biasanya terjadi di lintang geografis yang tinggi seperti di wilayah Eropa, Amerika Serikat, dan lain-lain, bukannya di negara tropis yang dikenal memiliki suhu panas sepanjang tahun.

Kalau begitu, apa penyebab suhu udara di Indonesia cukup tinggi belakangan ini? Guswanto menyebut pemicunya adalah posisi semu matahari yang kini ada di bagian utara ekuator. Dampaknya, pertumbuhan awan bakal semakin berkurang dan akhirnya membuat sinar serta cahaya matahari lebih banyak jatuh ke tanah. Dampaknya, suhu udara pun cukup panas, khususnya pada siang hari.

Di tempatmu, apakah juga sedang terjadi suhu panas, Millens? Harus bersabar dan banyak-banyak minum air biar nggak dehidrasi, ya? (Asm/IB09/E05)