Siap-siap, Harga Laptop dan HP Terancam Naik Gara-gara Ini

Siap-siap, Harga Laptop dan HP Terancam Naik Gara-gara Ini
Harga laptop dan HP diperkirakan bakal naik. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Pemerintah Tiongkok ingin mencanangkan bebas karbon pada 2060. Tapi, hal ini berimbas pada kelangkaan pemasok bahan-bahan utama produsen ponsel dan laptop. Imbasnya, harga laptop dan HP terancam naik. Duh, gimana ya?

Inibaru.id – Duh, banyak pakar teknologi yang yakin jika harga laptop dan HP terancam naik dalam waktu dekat. Kalau sudah begini, kita tentu nggak lagi bisa menikmati harga gawai yang dalam beberapa waktu belakangan cenderung terjangkau.

Penyebabnya ternyata adalah kelangkaan chip, Millens. Gara-gara hal ini, banyak produsen gawai seperti laptop dan ponsel pintar yang sampai pusing tujuh keliling. Lantas, apa sih pemicu kelangkaan ini?

Jadi, awal dari hal ini adalah pengawasan ketat yang dilakukan Pemerintah Tiongkok dalam hal penggunaan energi. Tujuannya sebenarnya sih baik, yakni demi menekan emisi dan akhirnya tentu bakal berimbas positif bagi alam deh. Maklum, Tiongkok memang sudah benar-benar merencanakan negaranya bebas karbon pada 2060 nanti.

Sayangnya, penerapan dari hal ini memicu banyak efek. Sebagai contoh, aturan baru ini membuat produksi silikon jadi menurun. Pemicunya adalah meningkatnya harga dari bahan bakar untuk mengolah silikon ini, yakni batu bara. Kamu tahu sendiri kan batu bara itu adalah salah satu bahan pemicu polusi nomor satu di dunia.

Hal ini membuat banyak banyak perusahaan pemroduksi silikon menghentikan produksinya. Padahal, silikon sendiri sebenarnya cukup melimpah lo di bumi. Efeknya, ya tentu saja stok silikon di Tiongkok berkurang drastis.

Silikon sebagai bahan utama chip semakin langka dan mahal. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Silikon sebagai bahan utama chip semakin langka dan mahal. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Soal silikon sendiri ya, selain untuk laptop dan ponsel pintar, juga dipakai dalam produksi mobil. Maklum, silikon bisa dipakai sebagai semacam semikonduktor yang dipakai dalam pembuatan chip.

Salah satu perusahaan raksasa yang sudah mengalami efek dari kelangkaan silikon ini adalah Apple. Maklum, salah satu pemasok dari chip untuk produk-produk Apple, TSMC yang berasal dari Taiwan akhirnya terpaksa menaikkan harganya. Besar kemungkinan hal ini kan berdampak pada tertundanya produksi dari sejumlah produk Apple dan akhirnya berimbas pada kenaikan harga.

Kalau menurut Glenn ‘Donnel dari Forrester Research, ada kemungkinan kenaikan harga produk-produk gawai seperti laptop atau ponsel pintar baru akan benar-benar dirasakan tahun depan. Masalahnya, kamu tahu sendiri kan tahun depan tinggal beberapa bulan lagi.

“Industri PC terus terganggu dari tantangan suplai dan logistic dan sayangnya masalah ini tidak ada perkembangan berarti dalam beberapa bulan belakangan,” ujar peneliti di bidang teknologi Jitesh Ubrani.

Hm, semoga saja efek dari hal ini nggak sampai memicu kenaikan harga gawai besar-besaran, ya Millens. (Det/IB09/E05)