Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Humidifier dan Diffuser

Sekilas tampak sama, tapidiffuser dan humidifier punya fungsi yang berbeda, lo, Millens. Nah, supaya nggak keliru, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan <em>Humidifier</em> dan <em>Diffuser</em>
Bedan humidifier dan diffuser. (istockphotos)

Inibaru.id – Beraktivitas di dalam ruangan dalam waktu lama secara terus menerus tidak masalah kok selagi kelembapan udaranya terjaga. Kelembapan udara di dalam ruangan mesti diperhatikan supaya kesehatan penghuninyajuga terjaga.

Untuk ruangan yang sehat, kelembapan udara di sana biasanya berkisar antara 40 persen-60 persen. Bila kelembapan udara di dalam ruangan di luar kisaran itu, artinya kondisinya nggak baik bahkan cenderung berbahaya.

Mengatasi hal ini, orang-orang jamak memakai humidifier dan diffuser. Sekilas, bentuk keduanya mirip. Namun, bila lebih ditelaah lagi, fungsi keduanya berbeda, lo. Berikut perbedaan humidifier dan diffuser.

Fungsi Utama Diffuser dan Humidifier

Dilansir dari laman Kumparan (12/10/2018), humidifier mempunyai fungsi utama untuk mengatur tingkat kelembapan udara di ruangan. Sementara, diffuser berfungsi untuk menyemprotkan minyak esensial dari aromaterapi. Selain itu, diffuser juga bisa membersihkan udara di ruangan serta mengurangi bakteri dan jamur.

Manfaat Diffuser dan Humidifier

Meski nggak mengeluarkan aroma wangi, humidifier terbilang mempunyai lebih banyak manfaat untuk tubuh. Manfaat itu seperti membantu menyembuhkan sinusitis, radang tenggorokan, batuk kering, dan mengatasi kulit kering. Humidifier bahkan sangat bermanfaat untuk para penderita asma dan alergi tertentu yang berhubungan dengan udara. Sementara itu, diffuser sangat bermanfaat untuk memberikan efek relaksasi dan membantu pengguna agar bisa bernafas dengan baik. Beberapa diffuser juga berfungsi sebagai pengharum ruangan sehingga ruangan menjadi lebih segar.  

Cara Penggunaan Diffuser dan Humidifier

Fungsi utama humidifier adalah meningkatkan kelembapan udara dengan cara menyemprotkan uap air ke udara sehingga alat ini memerlukan banyak air. Karena kebutuhan air yang besar (bisa mencapai 3 liter), ukuran humidifier juga cenderung lebih besar. Humidifier biasanya diletakkan di tempat yang kering, seperti ruangan ber-AC. Jadi, hindari meletakkan humidifier di tempat yang lembab ya, Millens. Selain itu, air humidifier nggak bisa digunakan dengan campuran Essential Oil (EO) berbahan dasar minyak. Humidifier hanya bisa menerima EO berbahan dasar air.

Sifat itu sangat berbeda dengan diffuser yang hanya membutuhkan sedikit air. Rata-rata air yang dibutuhkan diffuser berkisar antara 300-500 ml. Kebutuhan air ini sesuai dengan fungsi diffuser yang hanya fokus pada fungsi mengharumkan ruangan.

Nah, itulah beberapa perbedaan antara humidifier dan diffuser. Dengan ini, kamu dapat memilih dengan tepat sesuai kebutuhanmu. Semoga bermanfaat, Millens. (IB07/E04)