Sering Dikira Sama, Kenali Perbedaan Speedometer, Odometer, dan Takometer

Sering Dikira Sama, Kenali Perbedaan Speedometer, Odometer, dan Takometer
Perbedaan speedometer, odometer, dan takometer yang bisa kamu lihat di kendaraan. (Flickr/ Listener42)

Spare part ini terdapat di satu tempat yang sama. Namun orang kadang menganggapnya sebagai satu nama "speedometer". Padahal di sana ada Odometer dan Takometer. Memang apa sih perbedaannya?

Inibaru.id - Di kendaraan bermotor seperti sepeda motor atau mobil, pasti kamu bisa melihat speedometer, odometer, dan takometer. Kamu bisa melihatnya di kemudi saat mengendarainya. Nah, banyak orang yang menganggap ketiganya sebagai satu alat yang sama. Padahal, sebenarnya ketiga alat penunjuk ini memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Nah, nggak ada salahnya kok untuk mengetahui perbedaan antara speedometer, odometer, dan takometer. Yuk, simak penjelasannya.

Speedometer

Speedometer di sepeda motor. (Flickr/

Image Catalog)
Speedometer di sepeda motor. (Flickr/ Image Catalog)

Kalau istilah yang ini hampir semua orang sudah paham arti dan fungsinya. Kamu pasti akan melihatnya saat naik kendaraan bermotor. Asalkan kendaraan tersebut nggak dimodif dan dihilangkan speedometernya, ya.

Masalahnya, kebanyakan orang menganggap speedometer sebagai satu sebutan, termasuk untuk bagian lain seperti odometer dan takometer. Padahal, speedometer hanyalah istilah untuk alat pengukur kecepatan saja.

Kini, speedometer ada yang berupa analog atau digital. Nah, cara pengukuran kecepatan ini sangat simpel, kok Millens. Ada semacam penghubung antara poros roda dengan mesin speedometer yang bisa menunjukkan seberapa tinggi kecepatanmu saat berkendara.

Odometer

Odometer seringkali dipaparkan secara digital dengan angka-angka untuk menunjukkan jarak yang sudah ditempuh kendaraan. (WikimediaCommons)<br>
Odometer seringkali dipaparkan secara digital dengan angka-angka untuk menunjukkan jarak yang sudah ditempuh kendaraan. (WikimediaCommons)

Kalau speedometer dipakai untuk mengukur kecepatan, odometer lebih berfungsi sebagai pengukur jarak tempuh kendaraan dari satuan kilometer. Intinya, alat ini mengukur akumulasi jarak yang sudah kamu tempuh sejak pertama kali memakai kendaraan tersebut. Nah, fungsi dari pengukuran ini adalah menentukan kapan kendaraan harus diservis. Hal ini tentu bisa membuat mobil nggak mudah rusak dan tetap awet.

Nggak beda dengan speedomter, kini odometer juga tersedia dalam bentuk analog ataupun digital.

Takometer

Takometer mirip dengan speedometer. Hanya yang diukur adalah rpm. (Flickr/

Jonathan Rolande)
Takometer mirip dengan speedometer. Hanya yang diukur adalah rpm. (Flickr/ Jonathan Rolande)

Lokasi takometer nggak jauh dari speedometer dan takometer. Hanya, fungsinya sedikit berbeda dengan speedometer. Meski sama-sama mengukur kecepatan, yang ditunjukkan adalah banyaknya putaran dalam satuan revolution per minute (rpm).

Cara kerja dari alat ini adalah memakai dial dan jarum yang menunjukkan angka sebagai indikator tingkat aman dan bahaya. Kamu bisa memakainya untuk mengatur perpindahan persneling atau gigi.

Jadi, kamu sudah bisa membedakan speedometer, odometer, dan takometer sekarang, kan, Millens? (Det/IB28/E07)