Sering Dianggap Kurang Peka? Mungkin Kamu Hanya Malas Melibatkan Perasaan!

Sering Dianggap Kurang Peka? Mungkin Kamu Hanya Malas Melibatkan Perasaan!
Ilustrasi - Orang yang enggan memakai perasaan biasanya cuek dan dingin. (Wallup)

Dua golongan orang yang paling mudah dikenali adalah orang yang suka melibatkan perasaan dan orang yang enggan melibatkannya. Orang yang sedikit-sedikit menggunakan perasaan biasanya lebih sensitif. Lalu seperti apa yang malas melibatkan perasaan dalam bertindak?

Inibaru.id - Setiap orang memiliki karakter tertentu. Ada orang yang sensitif karena selalu melibatkan perasaan, ada pula orang yang dikenal dingin karena enggan memakai perasaan dalam bertindak. Keduanya nggak salah kok. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Mungkin orang pernah menyebutmu berhati dingin karena kamu nggak menggunakan perasaan saat bertindak. Tapi apa iya kamu termasuk golongan itu? Apa saja ya ciri-ciri orang yang enggan menggunakan "hati"?

1. Nggak Nyaman dengan Perasaan Orang Lain

Ilustrasi - Kamu jadi merasa aneh ketika ada teman yang curhat. (Pixabay/nastya_gepp)<br>
Ilustrasi - Kamu jadi merasa aneh ketika ada teman yang curhat. (Pixabay/nastya_gepp)

Sama perasaanmu sendiri saja kamu nggak nyaman, apalagi perasaan orang lain. Nggak heran kalau kamu selalu merasa kikuk ketika seseorang menceritakan sesuatu yang emosional. Kamu nggak tahu harus melakukan apa karena kamu nggak terbiasa.

Hal ini juga berpengaruh pada dirimu ketika sedang ketiban masalah. Kamu menganggap dukungan orang lain untukmu saat kamu sedang kena masalah merupakan hal yang aneh  dan berlebihan.

2. Menutupi Perasaan dengan Sarkasme 

Ilustrasi - Kamu suka menggunakan sarkasme untuk menutupi perasaan. (Tempowellbeing)<br>
Ilustrasi - Kamu suka menggunakan sarkasme untuk menutupi perasaan. (Tempowellbeing)

Orang yang nggak hobi pakai perasaan biasanya pantang disebut lemah. Ketika lingkunganmu tahu kamu sedang terpuruk, kamu nggak secara terbuka mengakuinya. Kamu justru memakai sarkasme kepada orang lain untuk menggambarkan perasaanmu yang hancur lebur.

Semua ini demi terlihat tangguh di depan orang lain. Hm, ada yang kayak gini?

3. Malas Berhubungan dengan Orang Lain

Ilustrasi - Kamu bukan orang yang suka menjalin hubungan dengan orang lain. (Unsplash/@kylebroad)<br>
Ilustrasi - Kamu bukan orang yang suka menjalin hubungan dengan orang lain. (Unsplash/@kylebroad)

Karena menjalin hubungan dengan orang lain membutuhkan perasaan, kamu enggan melakukannya. Kamu menganggap hal tersebut merepotkan. Bisa jadi, inilah yang membuatmu selalu pengin melarikan diri ketika ada yang mendekatimu.

Kamu bahkan nggak ragu menolak sebelum mereka membuat pengakuan. Sadis, ya? Ha-ha.

4. 'Poker Face'

Ilustrasi - Mau sedih atau senang mimik mukamu sama saja. (Pixabay/danatentis)<br>
Ilustrasi - Mau sedih atau senang mimik mukamu sama saja. (Pixabay/danatentis)

Pernah dengar istilah ini? Poker face bisa diartikan wajah kosong tanpa ekspresi. Yap, kamu lebih suka menyembunyikan ekspresi baik itu gembira atau sedih. Bagimu, ini nggak banget, karena emosi adalah hal personal, bukan untuk diumbar.

Inilah sebabnya kamu jadi kesulitan membuka diri kepada orang lain. Ngaku senang saja susahnya bukan main.

5. Selalu Yakin Sendirian pun Bisa Bahagia

Ilustrasi - Kamu berpikir kalau sendiri pun bisa bahagia. (Unsplash/@calebfrith)<br>
Ilustrasi - Kamu berpikir kalau sendiri pun bisa bahagia. (Unsplash/@calebfrith)

Kamu selalu membanggakan pemikiranmu bahwa sendiri pun bisa merasakan bahagia. Keyakinan ini yang menyebabkanmu menolak kehadiran orang lain. Kamu menganggap orang lain dapat merusak kebahagiaanmu.

Padahal, siapa tahu kehadiran orang lain dapat melengkapi hidupmu. Tapi, ya semua itu terserah padamu.

Menjadi orang yang nggak terlalu sensitif atau kurang peka memang nggak dosa ya, Millens. Tapi, harus tahu batas. Setuju? (IB21/E03)