Serba-Serbi Perayaan HUT Re-72 RI di Istana Merdeka

Peringatan HUT ke-72 RI tahun 2017 ini menjadi salah satu yang paling unik dari peringatan yang pernah ada. Benarkah?

Serba-Serbi Perayaan HUT Re-72 RI di Istana Merdeka
Upaca peringatan HUT RI ke-72 di Istana Merdeka. (Foto: Muslimia.blogspot.com)

Inibaru.id - Upacara bendera dengan Ddetik-detik Proklamasinya merupakan kegiatan tahunan yang rutin dihelat dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia. Kendati demikian, hampir tiap tahun penyelenggaraannya, perhelatan ini selalu menampilkan keunikan tersendiri, tak terkecuali yang diselenggarakan Kamis (17/8) lalu.

Banyak yang bilang, peringatan HUT ke-72 RI tahun 2017 ini menjadi salah satu yang paling unik dari peringatan yang pernah ada. Hm, benarkah? Setidaknya ada lima hal unik yang mewarnai peringatan tahun 2017 dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Mari kita simak!

Baca juga: Fenomena Baju Adat Hingga Lima Pemenang Busana Pilihan Presiden Jokowi di HUT RI 72

1. Mengenakan Baju Adat

Jika tahun-tahun sebelumnya para tamu yang hadir dalam upacara sakral itu diminta mengenakan pakaian formal lengkap atau setelan jas, tahun ini mereka justru diimbau untuk memakai pakaian adat tradisional.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri mengenakan pakaian adat Kalimantan sementara First Lady Iriana tampil menawan dengan busana adat Tanah Minang.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan, konsep semacam itu memang sudah dirancang Jokowi-JK. Pada momen Hari Kemerdekaan ini, keduanya ingin menunjukkan bahwa Indonesia memang terdiri dari beragam suku bangsanya.

2. Tiga Mantan Presiden Yang Turut Hadir

Sejak lengser keprabon pada 2014 lalu, peringatan HUT ke-72 RI kali ini menjadi yang pertama bagi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri upacara kemerdekaan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini, SBY dan Ani Yudhoyono mengenakan pakaian adat Palembang, Sumatra Selatan.

Turut hadir dalam perhelatan itu adalah dua mantan presiden Megawati Soekarnoputri BJ Habibie dengan pakaian adat daerahnya masing-masing.

3. Hanya 17 Tembakan Meriam dan Sirine Saat Detik-Detik Proklamasi

Peringatan menjelang pembacaan Teks Proklamasi atau yang biasa disebut Detik-detik Proklamasi. Nah, pada detik-detik Proklamasi tahun 2017 ini hanya dirayakan dengan tembakan meriam sebanyak 17 kali dan bunyi sirine. Ini tampak berbeda dengan peringatan 2016 lalu yang juga diikuti tabuhan bedug masjid serta dentingan lonceng gereja.

4. Kedatangan Sejumlah Ulama

Pihak Istana secara khusus mengundang sejumlah ulama, baik ulama yang masih tergolong muda hingga yang sepuh. Total, 36 ulama dari penjuru Indonesia diundang hadir dalam upacara pengibaran bendera merah putih tahun ini.

Baca juga: Kado Istimewa Timnas U-22 Untuk HUT Ke-72 RI

5. Parade Seni

Upacara HUT ke-72 RI diawali dengan pergelaran pertunjukan kesenian, satu di antaranya adalah pertunjukan Tari Jejer Kembang Menur dari Banyuwangi.

Penampilan marching band dari TK Kinderfield Duren Sawit, Jakarta, dan penampilan muskikus kenamaan Ari Lasso di tengah lapangan Istana Negara juga kian menambah hangat suasana.

Inovasi lain yang tak kalah menarik adalah persembahan Best National Costume dari sejumlah provinsi yang semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya. (GIL/IB)