Sempat Viral Karena Ada Jatah untuk Driver Gojek, Saham GOTO Turun 4 Persen Lebih

Sempat Viral Karena Ada Jatah untuk Driver Gojek, Saham GOTO Turun 4 Persen Lebih
Saham GOTO melantai (IPO) di BEI sejak Senin (11/4/2022). (galamedia.pikiran-rakyat.com)

Sejak melantai (IPO) di BEI pada Senin (11/4/2022), saham GOTO sempat naik signifikan. Namun, pada hari ini, Selasa (12/4), nilai sahamnya turun. Bahkan, per 12.30 WIB, penurunannya sampai 4,71 persen.

Inibaru.id – Saham dengan kode GOTO milik PT Gojek Tokopedia Tbk dikabarkan turun nilainya hingga 4,71 persen atau 18 poin pada perdagangan hari ini, Selasa (12/4/2022). Padahal, emiten ini baru saja melantai (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (11/4) kemarin.

Per hari ini pukul 12.30 WIB, nilai saham GOTO turun di angka Rp 364, jauh dari harga Rp 400 per lembar usai melantai untuk kali pertama pada Senin (11/4) pagi. Kalau dihitung dari harga puncak, maka harga saham GOTO sudah turun sampai 9 persen, Millens.

Ada alasan mengapa harga saham GOTO turun meski pada awal-awal cukup menjanjikan. Kalau menurut Direktur Equator Swarna Investama Hans Kwee, sejak awal melantai, GOTO memang oversubscribe alias kelebihan penawaran.

“Dari pertama kan mengindikasikan orang cuma mau dapat harga IPO, kemudian dilepas,” terangnya, Selasa (12/4).

Selain itu, kebanyakan pihak yang membeli saham GOTO hanya melakukannya untuk jangka pendek dan memanfaatkan aksi ambil untung saja. Nah, prediksi Hans, harganya nggak akan turun lebih jauh dan hanya berada di sekitar harga awal melantai saja, yakni Rp 338.

“Saya pikir dia (saham GOTO) akan stuck sekitar harga IPO, moga-moga nggak turun lebih jauh. Harapannya seperti itu,” katanya.

Sempat Viral Karena Ada Jatah Saham untuk Driver Gojek

Ada jatah saham GOTO untuk driver Gojek. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Ada jatah saham GOTO untuk driver Gojek. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Saham GOTO sempat viral di media sosial karena adanya Program Saham Gotong Royong yang dikeluarkan PT GoTo Gojek Tokopedia Terbuka. Program ini membuat driver Gojek mendapatkan jatah saham secara cuma-cuma. Alokasi untuk saham ini bahkan cukup banyak, lo, yakni Rp 310 miliar.

Meski begitu, nggak semua driver Gojek mendapatkan jatah yang sama. Hanya mitra yang sudah bergabung dari tahun 2010-2016 yang bakal mendapatkan 4.000 lembar saham Seri A. Sementara itu, mitra yang bergabung dari tahun 2017-Februari 2022 hanya mendapatkan 1.000 lembar saja.

Kalau dihitung secara nilai rupiah, driver Gojek lama mendapatkan saham dengan nilai Rp 1,352 juta (dengan perhitungan harga IPO awal Rp 338 per saham) dan driver baru mendapatkan Rp 338 saja.

Per penutupan perdagangan saham Senin (11/4), saham GOTO naik 13.02 persen dengan nilai Rp 382 per lembar. Hal ini berarti, nilai total saham buat driver Gojek naik Rp 40 miliar jadi Rp 350,3 miliar.

Memang, nilai sahamnya turun hari ini. Tapi, tetap saja lebih tinggi dari nilai saat kali pertama IPO, ya Millens. Kalau menurutmu, ide saham GOTO yang juga menyediakan jatah bagi driver Gojek ini keren nggak? (Det, Cnn/IB09/E05)