Seluruh Gugatan Prabowo Ditolak MK

Seluruh Gugatan Prabowo Ditolak MK
Suasana sidang perselisihan Pilpres di MK. (Antara Foto/Hafidz Mubarak A)

Seluruh gugatan yang diajukan pasangan Prabowo-Sandiaga ditolak MA. Hal ini membuat pasangan Jokowi-Ma'ruf dipastikan menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Inibaru.id – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal ini membuat pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dipastikan menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024.

Putusan tersebut dibaca Ketua MK Anwar Usman pada Kamis (27/6/2019) pukul 21.15 WIB saat memimpin sidang di gedung MK, Jakarta.

“Dalam pokok permohonan, MK menolak seluruh permohonan pemohon,” ucap Anwar dalam sidang yang dimulai sejak pukul 12.45 WIB itu.

Secara bergantian, pertimbangan putusan setebal 1944 halaman dibaca delapan hakim konstitusi. Anwar menyebut putusan ini berdasarkan fakta-fakta persidangan setelah mendengar keterangan saksi dan saksi ahli yang diajukan kubu 02, ahli dari KPU, dan saksi ahli dari kubu 01. Putusan ini juga mempertimbangkan barang bukti yang diajukan.

Semua dalil yang diajukan tim 02 yang menganggap kubu 01 melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 2019 ditolak. MK menyebut dalil dari tim 02 tidak beralasan menurut hukum.

Sidang ini dihadiri tim hukum dari kubu Prabowo-Sandiaga yang dipimpin Bambang Widjojanto. Seluruh Komisiner KPU dan kuasa hukum yang dipimpin Ali Nurdin juga hadir.

Sementara itu, pihak Jokowi-Ma’ruf diwakili 33 pengacara yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra. Semua komisioner Bawaslu juga terlihat mengikuti persidangan.

Hasil sidang MK ini mengukuhkan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenang Pilpres 2019 sesuai dengan hasil rekapitulasi KPU yang dibuat pada Selasa (21/5). Mereka mendapatkan 85.607.362 suara, unggul 16.957.123 suara dari yang didapatkan pasangan Prabowo-Sandi yang hanya 68.650.239 suara. Jokowi-Ma’ruf unggul 11 persen.

Millens puas dengan keputusan yang dikeluarkan MK semalam? (IB09/E04)