Selama 4 Hari Situs Bawaslu Boyolali Diretas

Selama 4 Hari Situs Bawaslu Boyolali Diretas
Situs Bawaslu Boyolali diretas. (Boyolali.bawaslu)

Situs Bawaslu Boyolali diretas orang yang menyuarakan tentang penolakan RUU KUHP. Kapan situs ini bisa kembali normal?

Inibaru.id – Sejak Jumat (27/9/2019) pagi, situs web Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah diretas. Hingga Senin (30/9) pagi, situs ini masih belum bisa dibuka dan digunakan Bawaslu. Kasus ini dibenarkan Ketua Bawaslu Boyolali Taryono.

“Hal ini benar. Sejak jumat pagi nggak bisa dipakai situsnya,” terang Taryono dilansir laman Kompas, Senin (30/9).

Mereka mengetahui peretasan ini saat salah seorang staf Bawaslu hendak memasukkan informasi tentang pemberian santunan bagi penyelenggara pemilu yang sakit ke situs tersebut. Namun, saat dibuka, situs ini hanya mengeluarkan layar hitam dan gambar batu nisan dengan tulisan “RIP” yang cukup besar.

“Saat tahu situs ini nggak bisa dibuka, staf kami lansung menghubungi Bawaslu RI untuk memperbaikinya,” ucap Taryono.

Dia juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jateng dan Bawaslu pusat untuk mengetahui siapa pelaku peretasannya. Apalagi hal ini juga baru kali pertama terjadi.

“Belum pernah situs kami diretas sebelumnya,” ucapnya.

Ganggu Aktivitas Penyajian Informasi Bawaslu

Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng Rofiudin menyebut peretas menyuarakan protes pada RUU KUHP. Hal ini dibuktikan dengan pesan yang ditulis pada layar hitam tersebut, yakni identitas peretas dengan tulisan “Hacked by Mr.J0N3$$” dan “Bagaimana Indonesia mau mau pak, ayam masuk ke ladang aja bisa didenda, mau bercinta saja tidak bisa. Ingat pak, tanpa suara rakyat pangkatmu bisa hilang.”

Rofi mengaku kecewa dengan peretasan ini karena mengganggu aktivitas penyajian informasi di situs Bawaslu.

“Kalau memang mau menyalurkan aspirasi ya jangan mengganggu situs yang menyediakan informasi bagi masyarakat,” ucapnya.

Hingga saat ini, proses pemulihan situs masih dilakukan Bawaslu. Semoga bisa cepat selesai, ya Millens. (IB09/E04)