Selalu Nggak Lolos Daftar Kartu Prakerja? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Selalu Nggak Lolos Daftar Kartu Prakerja? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Ada banyak penyebab gagal lolos seleksi kartu prakerja. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Pendaftaran Kartu Prakerja sudah sampai gelombang sembilan tapi kamu nggak satu pun lolos? Penyebabnya bisa jadi ada banyak, lo. Apa saja ya?

Inibaru.id – Pada Senin (21/9/2020), pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 9 telah resmi ditutup. Meski proses pendaftaran telah mencapai gelombang 9, tetap saja ada banyak masyarakat yang mengeluh gagal lolos seleksi. Padahal, mereka merasa sudah memenuhi semua persyaratan dan telah mencobanya hinga berkali-kali.

Menanggapi keluhan ini, Direktur Operasi Kartu Prakerja Hengki Sihombing pun angkat bicara. Dia menyebut ada banyak faktor yang membuat pendaftar gagal seleksi. Yang paling sering terjadi adalah banyaknya orang yang mendaftar. Padahal, jumlah peserta yang diterima terbatas di tiap gelombang.

“Sebagai contoh, di gelombang 9 kemarin yang mendaftar 5,9 juta orang. Padahal yang diterima hanyalah sekitar 800 ribu. Perbedaan jumlah pendaftar dan yang diterima ini sangat besar sehingga banyak orang yang nggak lolos,” ucap Hengki, Jumat (25/9).

Ada beberapa orang yang memang dipastikan nggak akan mendapatkan kartu prakerja. (Prfmnews)
Ada beberapa orang yang memang dipastikan nggak akan mendapatkan kartu prakerja. (Prfmnews)

Selain karena faktor jumlah orang yang lolos seleksi terbatas, ada juga beberapa hal lain yang membuat kamu nggak lolos Kartu Prakerja berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020. Sebagai contoh, kalau kamu ternyata tergolong pejabat negara, pimpinan atau anggota DPR, ASN, anggota TNI dan Polri, kepala desa atau perangkat desa, serta direksi atau dewan pengawas badan usaha milik negara atau daerah, jelas nggak akan lolos.

Kalau kamu juga sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta bantuan upah gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), juga nggak akan diterima. Hal ini disebabkan oleh Kartu Prakerja yang memang diperuntukkan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dengan skema semi bantuan sosial.

“Duit negara itu nggak banyak, jadi kita harus benar-benar selektif memilih siapa yang berhak,” ungkap Hengki.

Jika kamu nggak masuk dalam kriteria orang yang nggak akan lolos Kartu Prakerja namun tetap gagal mendaftar, nggak perlu berkecil hati lagi. Bisa kok mendaftar lagi di gelombang sepuluh. Kalau kamu diterima tahun ini, tahun depan juga nggak akan mendapatkannya lagi kok. Jadi, adil, kan?

Gimana, Millens, tertarik mau mendaftar kartu prakerja lagi nggak nih? (Kom/IB09/E05)