Selalu Lahir Sebagai Pejantan, Bagaimana Ikan Badut Berkembang Biak?

Selalu Lahir Sebagai Pejantan, Bagaimana Ikan Badut Berkembang Biak?
Seluruh ikan badut terlahir sebagai pejantan. Lantas, bagaimana ikan badut berkembag biak? (Flickr/Joshua Nguyen)

Ikan badut (clownfish) atau yang lebih sering kita kenal sebagai Nemo ini ternyata selalu terlahir sebagai pejantan. Nah, lo, bagaimana ya cara ikan badut berkembang biak kalau nggak ada betinanya?

Inibaru.id - Gara-gara film Finding Nemo, banyak orang yang sampai lupa kalau nama asli dari ikan ini adalah ikan badut alias Clownfish. Ikan ini memang sangat luar biasa. Selain bisa hidup di karang-karang beracun, ikan badut juga memiliki fakta unik, yakni selalu terlahir sebagai pejantan. Nah, hal ini jadi bikin pusing banyak orang. Kok bisa ikan badut berkembang biak kalau semuanya terlahir pejantan?

Keajaiban alam memang ada benarnya, meski semuanya terlahir pejantan, ada cara agar ikan badut punya anak. Berikut adalah mekanismenya.

Jadi, ikan badut punya kemampuan mengubah jenis kelamin mereka menjadi betina. Hanya, kemampuan unik ini nggak bisa dilakukan sesuka hati, melainkan saat sudah waktu melakukan reproduksi saja.

Jika akan berganti jenis kelamin, ikan badut akan makan lebih banyak dan menjadi yang terbesar di antara kawanannya. Dalam satu kawanan itu, hanya satu ikan badut yang berubah menjadi betina.

Untuk melakukan reproduksi ikan badut mengubah kelaminnya. (Pixabay)<br>
Untuk melakukan reproduksi ikan badut mengubah kelaminnya. (Pixabay)

Setelah makan banyak, lalu menggemuk, dan berganti kelamin, ikan badut versi betina akan memilih pejantan terbesar dan menurutnya punya badan paling kekar. Setelah melakukan proses kembang biak, ikan badut betina akan mengeluarkan ribuan telur dengan berbagai ukuran.

Telur-telur itu kemudian ditaruh di sela-sela batu-batu di karang laut. Nah, setelah itu, barulah ikan jantan yang bertugas untuk membuahi telur-telur tersebut.

Banyaknya telur yang dihasilkan oleh ikan badut betina ternyata ada alasannya. Selain menghindari risiko habis dimakan predator, juga untuk mencegah risiko dimakan oleh ikan-ikan badut pejantan. Andai ada yang memakannya, diharapkan masih ada yang sisa dan terlahir menjadi bayi ikan-ikan badut.

Ikan badut pejantan memang bisa saja memakan telur-telur tersebut apabila sedang stres, kekurangan makanan, atau melihat kondisi telurnya nggak sempurna. Sebagaimana dalam cerita di Finding Nemo, ikan jantanlah yang menjaga telur-telur ini daripada ikan betina sehingga kemungkinan mereka memakannya pun jadi lebih besar.

Selepas menetas, bayi ikan badut dilepas begitu saja secara mandiri karena tugas kedua orang tuanya sudah selesai. Setelah itu, bayi-bayi ikan badut akan terbawa arus dan melanjutkan petualangannya sendiri di laut lepas layaknya pejantan yang tangguh mengarungi kehidupan.

Wah, cara ikan badut berkembang biak memang lain dari yang lain ya, Millens? (Kom/IB28/E07)