Selain Ranu Manduro, Wisata Bekas Tambang di Indonesia Ini Nggak Kalah Ngehits!

Selain Ranu Manduro, Wisata Bekas Tambang di Indonesia Ini Nggak Kalah Ngehits!
Bekas tambang yang menjadi tempat wisata. (Instagram/ Aaronnhlo)

Nggak selamanya sisa tambang jadi lahan mangkrak yang nggak bermanfaat. Beberapa sisa pertambangan di Indonesia ini bisa menjadi tempat wisata yang ngehits banget lo, Millens. Apa saja?

Inibaru.id - Selain memberikan pendapatan pada negara, aktivitas tambang juga bisa menyebabkan kerusakan lingkungan jika nggak dikelola dengan baik. Salah satunya adalah sisa pertambangan yang meninggalkan "luka alam" yang nggak bisa dimanfaatkan lagi.

Namun, beberapa bekas tambang ini berubah jadi lokasi wisata yang indah sehingga banyak menyita perhatian masyarakat. Berikut bekas tambang yang kini menjadi tempat wisata.

Bukit Jamur (Gresik)

Bukit Jamur, Gresik. (Instagram/ Muitkhu)
Bukit Jamur, Gresik. (Instagram/ Muitkhu)

Bentuk jamur yang unik akibat fenomena alam ini disebabkan oleh angin yang akan membawa dan membuang material-material kecil dari batu tersebut sehingga di bagian atas batu lebih cepat terkikis dan membentuk sebuah batu yang mirip jamur.

Bukit Jamur ini terletak di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. FYI, Bentuk kapur yang menyerupai jamur ini cuma ada 2 di dunia lo, yakni di Gresik dan di Kalimantan.

Brown Canyon (Semarang)

Brown Canyon, Semarang. (MyTrip)
Brown Canyon, Semarang. (MyTrip)

Tebing-tebing tinggi yang mirip dengan Grand Canyon, Amerika ini merupakan bekas tambang pasir. Banyaknya batu padas berwarna coklat kemerahan yang menjulang tinggi bikin lokasi ini disebut Brown Canyon. Bangunan yang cukup terkenal ini berada di 2 KM sebelah selatan TVRI Jawa Tengah, tepatnya di Rowosari, Tembalang, Kota Semarang.

Danau Kaolin (Belitung)

Danau Kaolin, Belitung. (Instagram/ Aaronnhlo)
Danau Kaolin, Belitung. (Instagram/ Aaronnhlo)

Selain sebagai pusat penimbangan timah, Belitung juga kaya dengan mineral kaolinnya lo, Millens! Danau ini terbentuk dari ceruk besar bekas penggalian kaolin yang dieksploitasi besar-besaran. Warna airnya yang biru muda dan dikelilingi daratan berwarna putih jadi perpaduan yang dapat memanjakan matamu. Danau Kaolin terletak di Desa Air Raya, Tanjungpandan.

Telaga Warna (Tulungagung)

Telaga Warna, Tulungagung. (Tulisan Sederhana)
Telaga Warna, Tulungagung. (Tulisan Sederhana)

Berbeda dengan Telaga Warna yang terdapat di Dieng, Telaga Warna di Tulingagung ini terbentuk karena aktivitas penambangan tembaga di bukit Puthut Krebet, Panggunguni, Kecamatan Pucunglaban, Tulungagung. Telaga ini terbentuk akibat genangan air hujan dan menghasilkan warna air yang mempesona. Eits jangan sentuh air di sini karena kandungan kimianya bisa bikin kamu gatal-gatal.

Lubang Tambang (Sawahlunto)

Lubang Tambang, Sawahlunto. (Instagram/ Praditatk)
Lubang Tambang, Sawahlunto. (Instagram/ Praditatk)

Lubang Tambang kini menjadi salah satu objek wisata andalan Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Terowongan bawah tanah dengan panjang 185 meter ini merupakan terowongan bawah tanah yang dibangun sekitar tahun 1898 yang digunakan untuk penambangan batubara. Kalian bakal  menemukan petualangan menengok ke masa lalu lewat dinding batu bara kuno ini.

Meskipun indah, namun tetap berhati-hati saat berkunjung ke wisata bekas tambang ya, Millens! (IB24/E06)