Sekuel Pembatasan Kegiatan Kota Semarang, PKM Jilid 3 hingga 21 Juni

Sekuel Pembatasan Kegiatan Kota Semarang, PKM Jilid 3 hingga 21 Juni
Hendrar Prihadi berharap PKM dipatuhi masyarakat agar grafik penderita Covid-19 menurun. (Inibaru.id/ Triawanda Trita Aditya)

Walikota Semarang Hendrar Prihadi setelah mengikuti rapat bersama Forkompimda memutuskan kalau PKM bakal diperpanjang hingga 21 Juni 2020.

Inibaru.id - Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengumumkan, Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) akan diperpanjang hingga 21 Juni 2020. Hal itu diungkapkannya setelah mengikuti rapat bersama Forkompimda Kota Semarang di Fifth Avenue, Jalan Gajahmada Semarang, Sabtu (6/6/2020).

PKM Jilid 3 ini didasari oleh data di lapangan yang menunjukkan adanya peningkatan grafik penderita Covid-19 di Kota ATLAS. Semula, pada PKM Jilid 2 yang ditetapkan mulai 25 Mei dan seharusnya berakhir hari ini, Minggu (7/6), jumlah kasus aktif Covid-19 berjumlah 52 orang.

Namun, hingga 6 Juni lalu, grafik yang diharapkan menurun justru meningkat mencapai 168 orang. Inilah alasan kuat kenapa PKM masih harus diperpanjang. PKM Jilid 3 bakal berlangsung mulai 8 sampai 21 Juni mendatang.

“Grafik naik, mungkin karena strategi Jilid 2 menerapkan tes swab dan rapid di beberapa titik, hasilnya banyak klaster," terang Hendi, sapaan akrabnya. "Tapi, kesembuhan bagus, mencapai 282 orang."

Masih PKM ya, Millens, belum bisa bebas. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Masih PKM ya, Millens, belum bisa bebas. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Secara umum, nggak ada yang berbeda antara PKM Jilid 3 dengan aturan sebelumnya. Yang berbeda, bakal ada semacam surat edaran mengenai panduan kegiatan di tempat ibadah.

"Iya, ada beberapa modifikasi, salah satunya di tempat ibadah. Kalau kegiatan usaha masih sama seperti sebelumnya," terang Hendi.

Dia berharap, PKM Jilid 3 bakal memungkinkan pihaknya mengidentifikasi sumber penyebaran. Maka, Hendi akan menginstruksikan adanya sejumlah strategi tes di beberapa titik.

"Mudah-mudahan (dengan strategi tes di beberapa titik) bisa diketahui posisi penderita, agar bisa melakukan pencegahan penyebaran," paparnya.

Perlu kamu tahu, pelaksanaan pembatasan kegiatan warga di Kota Semarang telah berlangsung sejak 27 April lalu. Semula, pembatasan yang dikenal sebagai PKM itu direncanakan hanya berlangsung hingga 24 Mei.

Namun, lantaran pemerintah pusat menginstruksikan adanya pembatasan secara menyeluruh, pada 21 Mei lalu, Pemkot Semarang mengumumkan akan memperpanjang pembatasan yang berlangsung dari 25 Mei hingga 7 Juni, yang kemudian dikenal sebagai PKM Jilid 2.

Yap, sekarang sudah memasuki PKM Jilid 3, Millens! Kalau masih terus membandel, bakal sampai kapan sekuel PKM di Kota Semarang ini? (IB28/E03)