Sejak Kapan Orang Berpikir Kalau Bintang Jatuh Bisa Kabulkan Permintaan?

Sejak Kapan Orang Berpikir Kalau Bintang Jatuh Bisa Kabulkan Permintaan?
Bintang jatuh mengabulkan permintaan. Mitos ini dipercaya banyak orang. (Flickr/ Heikki Holstila)

Banyak anak muda yang masih percaya kalau bintang jatuh bisa mengabulkan permintaan. Hm, jadi penasaran dari mana sih asal mula mitos ini muncul, ya?

Inibaru.id – Ada sebuah takhayul yang dipercaya banyak orang di seluruh dunia, yakni kalau kamu melihat bintang jatuh di langit, sebaiknya segera mengungkap permintaan. Konon, bintang jatuh ini bisa mengabulkan permintaan itu, lo. Hm, beneran nggak sih?

Sebenarnya sih, ya, kalau dipikir-pikir, bagaimana bisa bintang jatuh yang merupakan benda langit itu bisa mengabulkan permintaan. Realitanya, hal ini adalah mitos belaka, Millens.

Kamu tahu kan, aslinya bintang jatuh itu adalah meteor atau bahkan meteorit yang menembus atmosfer dan akhirnya jatuh ke bumi. Ya sebenarnya ya mirip-mirip kalau kamu menjatuhkan benda dari ketinggian.

Tapi, kebetulan karena masuk ke atmosfer dan terbakar, jadilah kesannya seperti bintang jatuh.

Biasanya sih ya, batu-batu atau potongan debu-debu di antariksa yang kemudian jadi meteor atau meteorit itu. Jadi, sebenarnya, sebutan bintang itu ya kurang tepat. Kamu tahu sendiri kan bintang ukurannya beneran sangat besar. Matahari aja masih dianggap sebagai bintang ukuran sedang, kok, Millens.

Memang, meteor atau meteroit ini saat terbakar di atmosfer akan terlihat sangat cantik karena akan membuatnya seperti bintang berpindah atau bintang berekor. Nah, mengingat fenomena ini sangat langka, banyak orang yang kemudian mengaitkannya dengan hal-hal lain, termasuk mitos bisa mengabulkan permintaan.

Sudah Dikenal di Zaman Yunani Kuno

Mitos bintang jatuh ini sudah dikenal sejak zaman Yunani Kuno. (Flickr/

Henner Zeller)
Mitos bintang jatuh ini sudah dikenal sejak zaman Yunani Kuno. (Flickr/ Henner Zeller)

Yang menarik, mitos kalau bintang jatuh bisa mengabulkan permintaan ini ternyata sudah ada sejak zaman dulu, lo, Millens. Bahkan sudah ada di zaman Yunani Kuno. Yang mencetuskan ide ini adalah seorang astronom yang dikenal dengan Ptolemy.

Ptolemy ini hidup di abad ke-2. Di tulisannya, dia menganggap para dewa itu sedang memandangi bumi dan kemudian membukakan portal di langit. Nah, saat portal ini terbuka, bintang-bintang menyelinap sehingga membuatnya seperti bintang jatuh.

Yang menarik, sebenarnya banyak orang di zaman itu yang menganggap Ptolemy hanya membual. Tapi, entah mengapa sekarang justru banyak orang, khususnya anak muda yang menganggap bintang jatuh beneran bisa mengabulkan permintaan.

Hingga saat ini, sains jelas nggak bakal mengiyakan mitos ini. Apalagi, sama sekali nggak ada bukti sahih kalau kamu mengucapkan permintaan saat ada meteor atau meteorit, kemudian permintaan itu terkabul.

Jadi, daripada harus menunggu malam-malam hanya demi menunggu bintang jatuh, sebaiknya kamu tidur malam aja deh, Millens. Lebih bagus buat kesehatan kamu juga.

Hm, omong-omong, kamu percaya nggak sih dengan mitos bintang jatuh bisa mengabulkan permintaan ini? (Kom/IB09/E05)