Sederet Pemain Sepak Bola Asal Papua Bergelar Sarjana; Jago Mainnya, Cerdas Akademik Pula! 

Sederet Pemain Sepak Bola Asal Papua Bergelar Sarjana; Jago Mainnya, Cerdas Akademik Pula! 
Rudolof Yanto Basna, sarjana dari Universitas Negeri Yogyakarta. (Bolanusantara.com)

Banyak pesepak bola yang memilih mengorbankan pendidikan demi karier. Namun, bagi sederet pemain bola asal Papua ini, karier nggak menghalangi mereka meraih gelar sarjana. Siapa saja ya mereka?

Inibaru.id – Menjadi seorang pesepak bola nggak semudah yang dibayangkan banyak orang. Butuh banyak pengorbanan agar bisa menjadi pemain yang sukses. Salah satu hal yang sering dikorbankan adalah pendidikan.

Yap, karier yang umumnya dimulai sejak usia dini memang membuat banyak pemain memilih fokus ke sepak bola alih-alih bersekolah formal, apalagi meneruskan pendidikan hingga bangku kuliah. 

Namun, rupanya nggak semua orang berpikir demikian. Anggapan sepak bola nggak "disambi" kuliah dimentahkan sederet pesepak bola asal Papua ini.

Belakangan, gelombang pemain bola dari timur yang dikenal dengan skill luar biasa ini memperoleh gelar sarjana. Salah satunya adalah bek langganan Tim Nasional (Timnas), Rudolof Yanto Basna.

Pemain klub asal Thailand PT Prachuap ini menjadi sarjana S1 di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dia menempuh pendidikan selama enam tahun.

Soal prestasi, jangan salah! Basna ternyata pernah meraih penghargaan di kampus pada 2016. Lamanya waktu untuk menempuh kuliah disebabkan oleh keputusannya bermain sepak bola di luar negeri, yakni Thailand, dalam beberapa tahun terakhir.

Rudolof Yanto Basna dan Ayub Antoh, pemain PSIM, di UNY. (Akurat.co)<br>
Rudolof Yanto Basna dan Ayub Antoh, pemain PSIM, di UNY. (Akurat.co)

“Puji Tuhan selama hampir enam tahun (kuliah) tadi setelah dinyatakan lulus ujian sidang skripsi. Walaupun secara online,i tidak mengurangi suka cita di hati,” ungkap Basna pada Jumat (19/6/2020).

Basna mengaku keputusan untuk tetap menempuh pendidikan tinggi meski disibukkan dengan karier sepak bola dipengaruhi oleh orang tuanya. Dia selalu berkata lebih suka main bola kepada orang tua, tapi orang tua memintanya nggak boleh meninggalkan pendidikan.

Nggak hanya Basna, sederet pesepak bola dari Papua lainnya juga diketahui memiliki gelar sarjana yang mentereng. Bintang Persipura dan salah seorang pesepak bola terhebat yang dimiliki Indonesia, Boaz Solossa, adalah Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Cendrawasih.

Sementara itu, kakaknya, Ortizan, meraih gelar Sarjana Hukum. Keduanya diwisuda pada 2013 silam.

Ricky Kayame menjadi satu dari tiga pemain Persita yang meraih gelar sarjana. (Twitter/Persitajuara)<br>
Ricky Kayame menjadi satu dari tiga pemain Persita yang meraih gelar sarjana. (Twitter/Persitajuara)

Pemain Borneo FC Gerald Pangkali juga memiliki gelar Sarjana Hukum. Ronny Beroperay dari PSM Makassar adalah pemegang gelar Sarjana Ilmu Fisika, sedangkan Ferinando Pahabol dari Persipura adalah pemegang gelar Sarjana Ekonomi.

Yang menarik, pemain Persita Tangerang Ricky Kayame memegang gelar Sarjana Perikanan dari Universitas Yapis Papua.

Di akun Twitter @Persitajuara, banyak warganet yang langsung memberikan informasi ini kepada mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti. Mereka menganggap Ricky bisa menjadi penerus Susi sebagai orang yang mampu mengelola perikanan dan kelautan Tanah Air.

Masih ada banyak lagi pesepakbola asal Papua yang diketahui memegang gelar sarjana. Satu hal yang pasti, mereka memberikan contoh bahwa menjadi atlet nggak menghalangi tekad untuk menempuh pendidikan tinggi.

Keren ya, Millens. Sudah dikenal punya skill tinggi dan jago main bola, para pemain asal Papua ini juga cerdas dan bisa dijadikan panutan generasi muda! (Aku/IB09/E03)