Sebelum Gabung dengan Komunitas Anti Hoax

Sebelum Gabung dengan Komunitas Anti Hoax
Komunitas anti hoax (Foto:google)
2k
View
Komentar

inibaru.id - Bergabung dengan komunitas gerakan hoax menawarkan beberapa keuntungan tentunya. Selain pikiran menjadi lebih terbuka, kita pun dapat mengetahui kebenaran informasi-informasi yang beredar. Tapi beberapa orang yang bergabung dalam komunitas justru merasa kaget karena pandangannya tentang suatu berita atau informasi berbenturan dengan anggota lain. Itu sebabnya, sebelum gabung dengan komunitas anti hoax lebih baik mempersiapkan hal-hal berikut.

Pertama, niatkan untuk tabayun alias mengkroscek berita yang valid. Minimal dengan mengklarifikasikan suatu berita dengan bersama-sama, tentu banyak sumber lain yang akan jadi perbandingan. Tak hanya media abal-abal, persebaran berita hoax juga terkadang berkeliaran di beberapa media besar.

Kedua, berpikir netral. Netral artinya tak memihak, seperti misal saat diskusi atau termasuk saat Anda menemukan hoax yang terindikasi muncul dari kelompok yang berseberangan dengan Anda.

Biasanya dalam diskusi grup antihoax, komentar-komentar yang mengarah kepada caci maki dan tuduhan tanpa bukti terhadapa kelompok, ormas dan lainnya akan diperingatkan oleh admin. Jika anggota yang melakukan hal itu masih saja berkelakukan sama, maka pasti dikeluarkan dari grup. 

Ketiga, hati harus tetap adem. Kalau berniat gabung di komunitas anti hoax Anda sebaiknya punya usus yang panjang alias sabar dan tidak mudah terpancing emosi. Forum diskusi hoax umumnya selalu menekankan efesiensi waktu dan diskusi. Anggota yang berani komentar harus menggunakan bukti, bukan asumsi, apalagi dengan emosi. Klarifikasi pun harus dari sumber-sumber yang terpercaya dan tak terindikasi sebagai sumber hoax pula.

Dalam komunitas tentu tak semua anggota sama dalam pandangan politik, ormas, maupun pemahaman keagamaan. Karena itu komentar-komentar yang cenderung kasar dan menghujat pihak yang terindikasi pembuat hoax biasanya akan diperingatkan oleh admin.

Keempat, jangan terjebak dalam debat kusir. Dalam diskusi membongkar hoax umumnya admin akan menetapkan aturan bahwa anggota tak boleh menuduh, berasumsi tanpa bukti, apalagi hingga mencaci dan terlibat debat kusir dengan anggota lain. Ketika berita telah berhasil diketahui kebenarannya, biasanya pengurus akan segera mematikan kolom komentar.

Seperti yang kerap dilakukan oleh admin Indonesian Hoaxes Community. Komunitas ini mempunyai gembok sakti, yakni sebuah stiker yang diunggah di akhir diskusi dan semua anggota dilarang komentar lagi di bawahnya. Yang melanggar akan diberi konsekuensi dikeluarkan dari grup. (IP)